Loncat ke konten
Menu Mobile
Media Rakyat | Samudrafakta
  • Media Rakyat | Samudrafakta
  • Beranda
  • Berita
    • Politik
    • Hukum
    • Layanan Publik dan Pemerintahan
    • Alam dan Lingkungan
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Inovasi
    • Daerah
  • Gaya Hidup
    • Gaya Hidup dan Budaya
    • Kesehatan
    • Pelesir
    • Kuliner
  • Perlu Tahu
  • Wawasan
  • Analisis dan Opini
    • Analisis
    • Opini
Terkini
Profil Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit Nusron Wahid Diperiksa KPK Usai Dua Kali Mangkir dari Panggilan Revisi UU Perbukuan: Situbondo Naikkan Anggaran, Jogja Bidik UNESCO IndoStrategi: Kasus Penyadapan Presiden Putus Pengaruh Politik Geng Solo Dugaan Makar dalam Penyadapan Presiden Versi Mahfud
Beranda Berita Internasional Nigeria Jatuhkan Denda Rp3,66 Triliun kepada Meta karena Langgar Aturan Lokal

Nigeria Jatuhkan Denda Rp3,66 Triliun kepada Meta karena Langgar Aturan Lokal

Gambar Gravatar
Kontributor
20 Juli 202420 Juli 2024849 Dilihat
JAKARTA—Komisi Perlindungan Persaingan dan Konsumen Federal Nigeria (FCCPC) menyatakan telah mengenakan denda sebesar USD220 juta atau sekitar Rp3,66triliun kepada Meta.

Meta didenda karena melanggar hukum perlindungan konsumen dan data lokal setelah menyelesaikan penyelidikan terkait berbagi data di platform Facebook dan WhatsApp.

“Keputusan final ini memberlakukan sanksi moneter sebesar 220 juta dolar AS,” kata komisi tersebut dalam siaran persnya, dikutip dari Sputnik, Sabtu (20/7/2024).

Meta disebut telah menyalahgunakan data pengguna Nigeria di platformnya tanpa persetujuan mereka, dan menyalahgunakan posisinya yang dominan di pasar—demikian tulis siaran pers itu.

Bacaan Lainnya
  • Bill Gates Peringatkan Disrupsi Kecerdasan Buatan Selama 20 Tahun
  • Komdigi Membantah Batasi Konten Karhutla, SAFEnet Menagih Bukti Algoritma
  • Dua Mobil Tim Nogogeni ITS Rajai KMHE 2026
Iklan

Keterangan pers itu juga menyatakan Meta memperlakukan warga Nigeria dengan cara diskriminatif dan tidak setara dibandingkan dengan yurisdiksi lain dengan aturan serupa.

Sebagai informasi, Regulator Eropa juga telah berulang kali mengenakan denda kepada Meta terkait masalah kerahasiaan data pribadi.

Sebelumnya, Irlandia mengenakan denda sebesar 1,2 miliar euro (USD1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp21 triliun) kepada Meta terkait pelanggaran yang berkaitan dengan transfer data pribadi dari Uni Eropa ke Amerika Serikat. | Antara

DendaFacebookInstagramlanggar aturanMetametadataNigeriapersaingan bisnisteknologiwhatsapp
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya PBNU Kembali Edarkan Surat Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Terafiliasi Israel seperti yang Pernah Diterbitkan Said Aqil Siroj
Pos berikutnya Timnas Indonesia U-19 Selangkah Lagi Masuk Semifinal Piala AFF U-19

Pos terkait

  • Bill Gates Peringatkan Disrupsi Kecerdasan Buatan Selama 20 Tahun

  • Komdigi Membantah Batasi Konten Karhutla, SAFEnet Menagih Bukti Algoritma

  • Mobil Nogogeni

    Dua Mobil Tim Nogogeni ITS Rajai KMHE 2026

  • Penipuan Digital

    Gawat! 66 Persen Masyarakat Indonesia Pernah Jadi Korban atau Target Scam

  • ITS Lumpur Sidoarjo

    SIDA-AI Buatan ITS Pantau Tanggul Lumpur Sidoarjo dengan AI, UAV, dan IoT

  • AI Rakus Listrik, Wamendikti Stella Sebut Peluang Emas Energi RI

Populer

  • 1
    Hujan Mengguyur Awal November di Tengah …
  • 2
    MA Batal Gelar Jumpa Pers Putusan Suket …
  • 3
    Ramai Pajak Pembalut 11 Persen, Ekonom D…
  • 4
    Mahasiswa Alumni MANPK Gelar Munas di Su…
  • 5
    Asing Terus Melepas Saham, IHSG Menutup …

Analisis

  • 1
    Masak Sehari, Dimakan Seharian Tidak Ker…
  • 2
    Soal Tersangka Sebelum Diperiksa: KUHAP …
  • 3
    Dubes “Ditolak” di Gerbang K…
  • 4
    Byarpet dan Bantahan yang Disicil: Drama…
  • 5
    Tak Kalah dari Muhammadiyah, Aset Pendid…

Opini

  • 1
    Kuda Troya Jokowi?
  • 2
    Bupati “Tong Biru”
  • 3
    RUU Perampasan Aset dalam Perspektif Eko…
  • 4
    Ketika Manusia Terpisah dari Dirinya
  • 5
    Artefak Huruf di Tambak Beras, NU, dan A…

RSS feed: Kosongsatu.id Kosongsatu.id

  • Mahfud Sebut Penyadapan Prabowo Kejahatan Besar, Motif Masih Disidik 4 November 2026
  • Prabowo Berhentikan Listyo, Yusril Belum Temukan Indikasi Makar 4 November 2026
  • Negara Wajib Hadir: Mengawal Ekosistem Buku dari Gebrakan Situbondo hingga Disrupsi AI 4 November 2026
  • KPK Telusuri Dugaan Korupsi Cukai Terkait Djarum Sejak 2010 4 November 2026
  • Said Aqil Kritik Ceramah yang Penuh Lelucon dan Caci Maki 4 November 2026
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Google News

Jaringan Social

  • Facebook
  • Twitter
  • WhatsApp
  • Instagram
  • RSS
Samudrafakta.com