4. Terkena diabetes
Mengutip Medical News Today, roti merupakan sumber karbohidrat sederhana yang kaya gula. Dengan demikian, orang yang mengonsumsi roti akan menyebabkan gula darahnya cepat melonjak setelah makan.
Lonjakan gula darah dapat berkontribusi pada diabetes tipe 2. Semakin sedikit kandungan serat dalam roti, semakin cepat kadar gula darah meningkat di tubuh. Untuk membuatnya lebih sehat, direkomendasikan agar menambah sumber lemak atau protein saat memakan roti. Cara ini bisa memperlambat proses pencernaan dan menstabilkan kadar gula darah tubuh.
5. Memengaruhi kesehatan mental
Jika roti rendah serat mengganggu bakteri usus, roti gandum yang kaya serat justru memiliki efek positif pada mikrobioma. Bakteri usus tersebut akan berkembang berkat serat dari roti gandum. Perkembangan mikrobioma memengaruhi kesehatan mental menjadi lebih baik dan menurunkan risiko penyakit jantung. Karena itu, lebih baik ganti roti tawar dengan mengonsumsi roti gandum yang kaya serat.





