Lapak penjual es teh jumbo dalam kemasan cup kini semakin mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Surabaya. Minuman tersebut bahkan mulai dianggap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan karena tingginya minat masyarakat.
Minuman es teh jumbo juga semakin digemari oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Minuman ini menjadi minuman favorit masyarakat ketika musim kemarau seperti sekarang karena cuaca panas dan es teh manis dirasa menjadi solusi untuk menyegarkan tenggorokan.
Meskipun tampak menyegarkan, mengkonsumsi es teh manis secara berlebihan ternyata memiliki dampak negatif untuk tubuh. Hal ini disampaikan oleh Ira Purnamasari Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).
Ira mengungkapkan tiga bahaya yang ditimbulkan jika terlalu banyak mengkonsumsi es teh.
Pertama adalah diabetes. Gula diperlukan tubuh sebagai sumber karbohidrat dalam menghasilkan energi. Batas konsumsi gula yang disarankan oleh Kemenkes RI adalah tidak lebih dari 50 gram (4 sendok makan) perhari. Adapun asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat (hiperglikemia).
“Kondisi ini jika dibiarkan akan menyebabkan seseorang mengalami penyakit diabetes atau lebih dikenal dengan sebutan kencing manis,” ujar Ira, dikutip Ahad (7/6/2026).
Ia menjelaskan, diabetes merupakan suatu kondisi di mana pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin. Insulin berfungsi mengendalikan kadar gula dalam darah dengan cara mengolah glukosa menjadi energi. Diabetes melitus merupakan penyakit silent killer yang menyebabkan kerusakan pada semua organ tubuh dan dapat memunculkan berbagai macam komplikasi hingga kematian.
Kedua, obesitas. Saat kondisi kadar gula dalam darah meningkat, maka akan diproses oleh tubuh menjadi lemak melalui proses lipogenesis. Kondisi ini memiliki kontribusi dalam peningkatan berat badan yang akhirnya akan menyebabkan seseorang mengalami obesitas.
“Obesitas berisiko dua kali lipat menyebabkan terjadinya hipertensi, penyakit jantung koroner, dan serangan stroke,” imbuhnya.





