1.764 Lulusan Wisuda, Universitas Terbuka Tegaskan Pendidikan Tanpa Batas

Prosesi Wisuda Universitas Terbuka (UT) Willayah 2, pada Selasa, 11 November 2025. - Dok. Universitas Terbuka
Cerita dari Kaltara: Mimpi ASN Menyelesaikan S2

Salah satu wajah inspiratif di antara para wisudawan adalah Erma Maslahatul Umami (37), lulusan Magister Administrasi Publik UT Tarakan. ASN dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara ini mengaku UT menjadi solusi nyata bagi masyarakat di daerah terluar untuk bisa kuliah.

“Sistem kuliahnya memudahkan. Mayoritas perkuliahan daring, jadi kami bisa mengatur waktu belajar sesuai kesibukan,” tutur Erma kepada Samudrafakta, Selasa (11/11).

Ia menambahkan, “Waktu dan lokasi belajar fleksibel, biaya terjangkau, tanpa uang gedung.”

Bacaan Lainnya

Erma menegaskan, ilmu yang diperolehnya akan langsung ia praktikkan di instansi tempatnya bekerja.

“Saya di BPS menjalankan fungsi administrasi publik dalam memberikan layanan statistik dan memfasilitasi kegiatan statistik di instansi lain,” ujarnya.

Pendidikan Inklusif, Tanpa Batas Ruang dan Waktu

Wisuda kali ini bukan sekadar seremoni akademik. Ia adalah simbol keberhasilan sistem Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) yang diusung UT: inklusif, fleksibel, dan berbasis teknologi.

UT membuka jalan bagi siapa pun untuk belajar—baik di kota besar maupun pelosok, bagi tenaga profesional, ibu rumah tangga, aparatur negara, bahkan penyandang disabilitas.

Para wisudawan hari ini adalah bukti hidup dari misi itu. Mereka menjadi agen perubahan, membawa semangat inovasi ke tengah masyarakat, dan menyalakan cahaya harapan di mana pun berada.

UT dalam Angka

Sebagai pionir pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh di Indonesia, Universitas Terbuka kini memiliki lebih dari 766.000 mahasiswa aktif dan 2 juta alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara. Tahun ini saja, UT meluluskan 41.340 orang—meneguhkan komitmennya untuk menjangkau lebih banyak insan pembelajar dari Sabang sampai Merauke.***

Pos terkait