LPG efisien dan murah, tapi tetap berisiko meledak jika disimpan sembarangan. Berikut tips dari Kementerian ESDM agar penggunaan LPG di rumah tetap aman dan minim risiko kebakaran.
__________
Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjadi pilihan utama masyarakat untuk memasak. Selain bersih dan murah, LPG juga memiliki nilai kalor tinggi yang membuatnya efisien untuk kebutuhan rumah tangga, industri, hingga transportasi.
Namun, penggunaan LPG masih memunculkan kekhawatiran akibat seringnya terjadi ledakan gas. Penyebab utama biasanya kebocoran pada tabung, selang, atau regulator yang terkena percikan api.
Agar lebih aman dalam menyimpan dan menggunakan LPG, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membagikan enam tips berikut:
- Sirkulasi udara harus baik. Simpan tabung LPG di ruangan yang memiliki ventilasi cukup.
- Pasang ventilasi di bawah. Ventilasi sebaiknya berada di bagian bawah ruangan, dekat lantai, agar gas bocor bisa keluar dengan mudah.
- Posisikan tabung tegak. Tabung harus berdiri dengan katup menghadap ke atas.
- Hindari panas dan hujan. Jangan letakkan tabung di bawah terik matahari atau tempat yang mudah terkena hujan.
- Jauhkan dari sumber api. Pastikan tabung tidak berada dekat kompor minyak, arang, kayu bakar, atau batu bara.
- Letak kompor aman. Kompor gas harus diletakkan di permukaan datar dan jauh dari bahan mudah terbakar.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, risiko kecelakaan akibat gas LPG bisa ditekan. Jangan abaikan keselamatan hanya karena terbiasa. ***





