Ia juga sering menyampaikan bahwa Surabaya ini tidak bisa dibangun dengan kekuasaan semata. Surabaya tidak bisa dibangun dengan siapa yang lebih kuat dan siapa yang lebih lemah. Namun, kata Eri, Surabaya dibangun dengan rasa gotong-royong dan cinta kasih.
“Semuanya akan tercermin dari Kampung Madani itu nanti,” katanya.
Oleh karena itu, ia juga mengajak kepada warga Surabaya yang memiliki kemampuan berlebih untuk ikut memberikan bantuan di kampungnya. Dengan demikian, diharapkan di kampung tersebut tidak ada lagi warga miskin. Tidak ada lagi yang putus sekolah atau tidak bisa kerja.
“Alhamdulillah, pendataan kita juga sudah selesai, sehingga kami dapat mengetahui dalam satu RW itu ada berapa warga yang makmur, berapa yang sejahtera dan berapa yang miskin. Nah, bagi yang keluarga miskin ini kita akan berikan pekerjaan, bahkan kita sudah siapkan program satu keluarga satu sarjana, sehingga si anak ini nanti diharapkan bisa mengangkat perekonomian keluarganya,” pungkasnya.◼︎





