TKA SMP Surabaya Berjalan Lancar

TKA SMP
Pelaksanaan TKA SMP di Surabaya. - Diskominfo Surabaya
Pemkot Surabaya memastikan TKA SMP 2026 hari pertama berjalan lancar di 321 sekolah dengan 33.352 peserta.

Pemkot Surabaya memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA SMP 2026 di Kota Pahlawan berjalan lancar pada hari pertama, Selasa, 7 April 2026. Ujian ini digelar secara nasional pada 6-16 April 2026 untuk mengukur capaian akademik siswa berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan, hasil pemantauan di sejumlah sekolah menunjukkan pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif. Ia meninjau langsung beberapa lokasi, antara lain SMPN 1, SMPN 3, SMPN 5, dan SMPN 32 Surabaya. “Alhamdulillah hari pertama TKA berjalan dengan lancar. Ada beberapa lokasi yang sempat saya tengok,” ujar Febrina, Selasa, 7 April 2026.

Menurut Febrina, pola pelaksanaan TKA berbeda dengan Ujian Nasional pada masa lalu. Kini, sekolah tidak lagi meliburkan siswa nonpeserta karena ujian digelar per sesi dan hanya memakai laboratorium komputer. Kegiatan belajar mengajar di kelas lain tetap berjalan seperti biasa. Ini yang membuat ritme sekolah tetap hidup.

Bacaan Lainnya
Pengawasan Diperketat

Data Dinas Pendidikan Surabaya mencatat TKA SMP tahun ini diikuti 321 lembaga dengan total 33.352 siswa. Untuk mendukung pelaksanaan ujian, sekolah menyiapkan 677 laboratorium komputer dan 1.118 pengawas ruang. Jumlah itu disiagakan selama masa ujian agar setiap sesi berjalan sesuai prosedur dan tanpa gangguan teknis berarti.

Pengawasan juga diperketat untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian. Dinas Pendidikan menerapkan sistem pengawas silang dengan melibatkan guru dari sekolah lain, bukan guru dari sekolah tempat ujian berlangsung. “Jadi memang pengawasannya kita silang, tidak hanya dengan gurunya sendiri,” kata Febrina pada 7 April 2026.

Ia menjelaskan, langkah itu diambil untuk menutup celah kecurangan sejak awal. Siswa juga tidak diperbolehkan membawa tas, telepon genggam, maupun perlengkapan lain ke dalam ruang ujian. Peserta hanya boleh membawa identitas diri saat masuk laboratorium komputer. Barang bawaan diletakkan di ruang transit yang telah disiapkan sekolah.

Siswa Tetap Masuk, Susulan Disiapkan

Pergantian sesi pun diatur dengan jeda waktu agar antarpeserta tidak saling bertemu dan mengganggu ketertiban. Skema itu, menurut Dispendik, membuat pelaksanaan TKA lebih rapi sekaligus menjaga suasana sekolah tetap kondusif selama ujian berlangsung.

Pos terkait