Sahabat Nabi Muhammad dan Banyak Ulama Selalu Menggelorakan Cinta Tanah Air

Cinta tanah air itu sebagian dari iman.

Cinta Tanah Air Ulama Indonesia

Rasa cinta terhadap tanah air juga dipegang teguh oleh Syekh Yasin bin Isa Al-Fadani, ulama asal Minangkabau, Sumatera Barat. Ulama karismatik bergelar Musnidud Dunya atau Penyambung Titik Keilmuan Dunia dikisahkan pernah hampir bersitegang dengan seorang guru di Madrasah Shaulatiyyah di Makkah, tempat ia belajar. Gara-garanya adalah, seorang guru di madrasah itu merobek sebuah surat kabar berbahasa Indonesia yang sedang dibaca oleh para siswa Madrasah asal Nusantara.

Tragedi itu dirasa Syekh Yasin menyayat hatinya. Apalagi keluar komentar pedas dari bibir gurunya. “Bangsa yang terbelakang dan memakai bahasa seperti itu (bahasa Indonesia) tidak akan pernah bisa merdeka,” kata guru Syekh Yasin.

Bacaan Lainnya

Syekh Yasin pun marah. Dia protes dengan keluar dari madsarah tersebut. Selepas itu, dia melibatkan diri dalam pendirian Madrasah Darul Ulum Ad-Diniyyah pada tahun 1934. Sikap tegas Syekh Yasin yang mencintai kampung halaman ini dibuktikan dengan cara melawan siapa pun yang menghina dan mendiskreditkan tanah kelahirannya.

Sikap Syekh Yasin sejalan dengan pendapat Mustafa Ghalayain dalam kitab Idzatun Nāsyi’in. Dalam pembahasan ‘al-wathāniyyah’, tertulis dengan jelas bahwa, “Nasionalisme atau kecintaan terhadap tanah air yang nyata adalah dengan mencintai untuk memperbaiki bangsa dan mengabdi kepadanya. Orang yang memiliki jiwa nasionalis siap mati demi kabangkitan bangsanya dan rela bersakit-sakit demi kesehatan masyarakatnya.”


*** Tonton karya jurnalisme sinematik “Cinta Tanah Air Itu Ajaib” persembahan dari REDDOCSID dan Samudra Fakta tepat di Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Bangsa Indonesia! Klik poster di bawah ini biar tidak ketinggalan!

Pos terkait