Namun demikian, bukan berarti ungkapan tersebut salah dan tidak bisa dijadikan pedoman. Menurut murid dari al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani tersebut, kendati ungkapan hubbul wathon minal iman bukan hadits, namun maknanya sahih. Benar.
“Aku tidak menjumpai riwayat ‘hubbul wathon minal iman’ sebagai hadits, sama sekali sebagai hadits, tetapi secara substansial maknanya benar,” tulis Imam as-Sakhawi.
Sementara itu, pada halaman 45 kitab Bihar al-Anwar, tercatat pernyataan sahabat Ali bin Abi Thalib Ra. terkait kecintaan terhadap tanah air. “Umiratil buldan bihubbil awthan—Negeri akan dimakmurkan dengan kecintaan pada tanah air,” demikian kata Ali, sebagaimana dikutip Bihar al-Anwar.
“Min karamil mar’i bukaa`uhu ‘ala ma madha min zamanihi wa haninihi ilaa awthaanihi—Di antara kemuliaan seseorang adalah tangisannya akan apa yang lepas dari umurnya, dan kecintaannya pada tanah airnya,” ujar Ali lagi dalam halaman 264 kitab yang sama.
Dalam kitab tersebut tertulis bahwa Ali menggunakan diksi bahasa Arab “hanin”. Dalam Bahasa Arab, hanin berarti “kerinduan yang besar, rasa kasih dan sayang yang kuat, serta perasaan kedekatan yang sulit digambarkan”. Sednagkan dalam Bahasa Inggris, istilah ini diterjemahkan dengan hanna, hanin: to long, yearn, to feel tenderness, affection, to feel compassion, to blossom. Hanin juga diterjemahkan dengan love atau cinta.
Sebagaimana dicatat dalam Bihar al-Anwar, Ali bin Abi Thalib menilai bahwa seseorang bisa dikatakan mulia ketika dia menangis ketika melihat tanah airnya karena tidak mendarmabaktikan diri untuknya. Sedangkan kecintaan pada tanah air akan membuatnya berusaha berkhidmat sebaik-baiknya untuk negerinya.
Sementara itu, Umar bin Khatab Ra., sebagaimana dikutip Syekh Ismail Haki dalam kitab Tafsir Ruhul Bayan juz 6 halaman 442, menyatakan, “Seandainya tidak ada cinta tanah air, hancurlah negara yang terpuruk. Dengan cinta tanah air, negara akan berjaya.”
Artinya, sebagaimana dibabar dalam penjelasan Tafsir Ruhul Bayan, dengan memiliki kecintaan terhadap tanah air, maka setiap orang memiliki keinginan untuk menjadikan tanah airnya maju, aman, dan damai. Dengan cinta tanah air, seseorang tidak menginginkan bangsanya hancur, terpecah belah, penuh konflik, dan saling bermusuhan.





