Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan ratusan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari sejumlah angkatan untuk menjadi Duta Kampung Pancasila pada 2027.
Eri ingin para anggota Paskibraka tidak berhenti menjalankan tugas setelah mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka diharapkan terus membawa semangat kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan, dan nilai-nilai Pancasila ke lingkungan masyarakat.
“Saya ingin nanti Paskibraka ini menjadi Duta Kampung Pancasila. Saya ingin Surabaya dipenuhi oleh pemuda, Surabaya dijaga oleh pemuda, dan Surabaya dipertahankan oleh para pemuda,” kata Eri, Selasa (18/8/2026).
Lima Angkatan Paskibraka Disiapkan
Eri mengatakan, Paskibraka bukan sekadar pasukan yang bertugas mengibarkan bendera. Selama menjalani pendidikan dan pelatihan, para anggota ditempa dengan disiplin, kepemimpinan, kekompakan, serta kemampuan menghargai dan menguatkan satu sama lain.
Menurut Eri, sejak 2022 hingga 2026 terdapat sekitar lima angkatan Paskibraka Surabaya. Setiap angkatan beranggotakan sekitar 100 orang.
Artinya, terdapat ratusan pemuda yang memiliki pengalaman dan pembekalan sebagai Paskibraka. Potensi tersebut ingin dimanfaatkan untuk memperkuat peran pemuda dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di lingkungan masyarakat.
“Ketika kalian kembali ke rumah masing-masing, semangat Paskibraka jangan pernah luntur. Jadilah pemuda yang berani menjadi pelopor untuk mempertahankan kemerdekaan, menjaga keamanan, kebersamaan, dan kekeluargaan di Kota Surabaya,” ujarnya.
Bukan Cuma Fisik, Mental Jadi Bekal
Eri menilai proses pendidikan Paskibraka selama sekitar dua pekan tidak hanya membentuk kemampuan fisik.
Para anggota juga mendapatkan pembekalan mental. Mereka belajar memahami karakter masing-masing, saling mengingatkan ketika melakukan kesalahan, serta saling menguatkan ketika menghadapi kesulitan.
“Yang paling penting bukan hanya fisiknya, tetapi mental. Bagaimana kalian saling menghargai, memahami karakter satu sama lain, saling mengingatkan ketika ada kesalahan, dan saling menguatkan ketika ada yang terjatuh,” tuturnya.
Menurut Eri, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting bagi para Paskibraka untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan bukan soal siapa yang paling hebat atau paling baik. Pemimpin, kata Eri, harus mampu membangun tim yang kuat.
“Pemimpin itu bukan orang yang merasa paling hebat atau paling baik. Pemimpin adalah orang yang mampu membangun tim yang kuat dan besar,” tegasnya.
Paskibraka Surabaya 2026 Dapat Apresiasi
Pemkot Surabaya sebelumnya memberikan apresiasi kepada anggota Paskibraka Kota Surabaya 2026 yang telah menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perwakilan anggota putri Paskibraka Surabaya 2026, Adeline Jessica Wijaya, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya dan seluruh pihak yang mendampingi mereka selama pendidikan dan pelatihan.
Adeline juga mengapresiasi para pelatih dari Garnisun Kota Surabaya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI).
“Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari proses ini. Kami meminta doa dan restu agar Paskibraka Kota Surabaya 2026 dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi Kota Surabaya dan Indonesia,” kata Adeline.
Perwakilan anggota putra, Rafka Fairuz Hasan, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Surabaya selama pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka 2026.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Wali Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya atas seluruh dukungannya dalam kegiatan pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Kota Surabaya Tahun 2026,” ujar Rafka.
Dari Paskibraka untuk Kampung Pancasila
Rencana menjadikan ratusan Paskibraka sebagai Duta Kampung Pancasila pada 2027 menjadi langkah Pemkot Surabaya untuk memperluas peran pemuda di tingkat lingkungan.
Para Paskibraka diharapkan tidak hanya dikenang karena tugas seremonial saat upacara kemerdekaan. Mereka juga diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga kebersamaan, keamanan, kekeluargaan, serta nilai-nilai Pancasila di kampung masing-masing.***
**





