Jakarta—Ahmad Riza Patria, politisi senior Partai Gerindra yang batal maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Tangerang Selatan (Tangsel), dipastikan bakal menjadi Ketua Tim Sukses pasangan Ridwan Kamil (RK)-Suswono di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta.
“Ahmad Riza Patria, sudah, sudah fix (ditunjuk sebagai Ketua Timses RK-Suswono), tinggal kami umumkan secara resmi bersama timses yang 70 persen anak-anak muda,” kata Ridwan Kamil di Halte Transjakarta Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2024).
Menurut mantan Gubernur Jawa Barat itu, sebagian besar komposisi tim suksesnya terdiri dari anak-anak muda. Banyak juga dari kalangan pesohor atau public figure. Namun, RK tidak merinci siapa saja tokoh publik yang menjadi bagian tim pemenangannya.
Sebagai informasi, sebelumnya RK juga sempat beberapa kali menyebutkan nama Riza Patria sebagai calon kuat ketua tim suksesnya. Dia beralasan, Riza Patria ditunjuk karena merupakan orang yang memahami peta Jakarta, baik secara geografis ataupun demografis. Riza sebelumnya pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno—yang mundur dari kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta karena mengikuti pencalonan dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 bersama Prabowo Subianto.
Sebelum menjadi Wakil Gubernur DKI, Riza adalah anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra selama dua periode, yaitu 2014-2019 dan 2019-2024. Dia pernah menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR RI.
Riza Patria sempat diwacanakan bakal maju di Pilkada Tangsel, berpasangan dengan komedian Marsel Widianto. Namun, pada Rabu, 28 Agustus 2024—atau di masa-masa pendaftaran kandidat yang bakal maju dalam Pilkada—Riza menyatakan mundur dari kontestasi.
“Saya mundur dari pencalonan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan,” kata Riza di kantor KPUD DKI Jakarta waktu itu.
Riza mengaku mundur karena mendapat tugas khusus dari partai. Dan dia menyatakan selama ini patuh, setia, loyal pada pimpinan partai Gerindra Prabowo Subianto, Sufmi Dasco Ahmad, Ahmad Muzani, dan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.
“Jadi, saya akan mendapatkan tugas lain jadi saya mundur dari pilwalkot Tangerang Selatan,” kata Riza.
Ketika ditanya soal tugas khusus yang diberikan, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini tak menjawab dengan tegas.
“Itu nanti lah, urusan DPP, ya. Pokoknya, sebagai kader harus selalu patuh dan taat di mana pun ditugaskan, kapan pun, bagaimana pun, apa pun. Ya, kader harus patuh taat harus setia, harus loyal, berkorban, disiplin, tanggung jawab, amanah, dan dapat dipercaya,” jelas Riza.
Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus sebelumnya juga sempat hendak menunjuk politikus NasDem, Ahmad Sahroni, sebagai Ketua Timses RK-Suswono pada Ahad (8/9/2024) lalu. Perihal rencana penunjukan itu diumumkan oleh Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco. Namun, belum sampai sehari, pada Ahad malam itu juga, Sahroni mengumumkan jika dia batal jadi Ketua Timses RK-Suswono.
Alasan yang dikemukakan Sahroni soal pembatalan penunjukannya hampir sama dengan alasan Riza Patria ketika mundur dari Pilkada Tangsel: ada penugasan lain.
“Ya, dari partai ada penugasan lain. Masih urus seputar Pilkada juga, tapi untuk membantu kader internal NasDem. Prinsipnya, apa pun tugas dan perintah yang diberikan Ketua Umum, saya ikuti,” kata Sahroni, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 9 September 2024.*





