Situasi darurat memang menuntut keputusan cepat. Tetapi keadaan seperti itu juga sering membuka ruang ketika prosedur dipercepat, pengawasan longgar, dan keputusan bernilai besar lahir dari lingkar terbatas.
Dalam perkara ini, penyidik menduga pengadaan sekitar 1,2 juta laptop Chromebook untuk sekolah di daerah 3T tetap dijalankan meski perangkat itu disebut memiliki keterbatasan untuk wilayah dengan akses internet lemah.
Di situlah perkara ini menjadi lebih besar daripada urusan perangkat teknologi. Ia menyentuh cara kebijakan publik dibuat, siapa yang memiliki pengaruh, dan seberapa kuat pengawasan terhadap lingkar informal di sekitar pejabat.
Staf khusus dan konsultan mungkin tidak selalu memegang jabatan struktural. Namun mereka dapat ikut memengaruhi bahasa kebijakan, menyaring kajian, mempertemukan kepentingan, dan membentuk arah keputusan sebelum masuk ke birokrasi resmi.
Ujian Daya Jangkau Hukum
Pernyataan bahwa Jurist Tan berada di luar negeri memiliki dua makna. Pertama, Kejagung ingin menunjukkan perkara ini tidak berhenti meski salah satu tersangka belum dihadapkan ke pengadilan.
Kedua, pernyataan itu juga memperlihatkan batas kemampuan penegakan hukum domestik. Begitu tersangka keluar dari wilayah Indonesia, perkara berubah menjadi urusan koordinasi internasional yang jauh lebih lambat.
Buronan korupsi sering memanfaatkan waktu. Semakin lama seseorang berada di luar jangkauan, semakin besar peluang jejak digital berubah, aset berpindah, saksi mengendur, dan perhatian publik bergeser ke perkara lain.
Waktu dalam perkara korupsi bukan sekadar kalender. Ia adalah ruang bagi informasi untuk kabur, jaringan untuk menutup diri, dan aset untuk mencari jalur baru.
Karena itu, keberhasilan Kejagung tidak cukup diukur dari pengumuman bahwa Jurist Tan “terus diburu”. Ukurannya harus konkret: lokasi dipastikan, penahanan dilakukan, dan proses pemulangan benar-benar berjalan.
Batas Negara Bukan Batas Pertanggungjawaban
Jurist Tan kini berada di luar Indonesia. Red notice masih menunggu persetujuan. Kejagung mengaku membuka jalur lain, tetapi semua itu baru berarti jika berujung pada penangkapan.




