Kendati demikian, kuning telur mengandung kolesterol sekitar 186 mg per butir. American Heart Association menyebut orang sehat umumnya masih dapat memasukkan satu telur utuh per hari dalam pola makan seimbang.
Bagi penderita penyakit jantung, kolesterol tinggi, diabetes, atau kondisi medis tertentu, konsumsi kuning telur tetap perlu dibatasi sesuai anjuran dokter. Cara memasak dan menu pendamping juga ikut menentukan dampaknya bagi tubuh.
Aman Dikonsumsi Jika Matang
Selain soal nutrisi, keamanan konsumsi telur juga perlu diperhatikan. Telur mentah atau belum matang sempurna dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri seperti Salmonella, yang bisa menyebabkan gangguan saluran cerna.
Karena itu, telur sebaiknya dimasak hingga putih dan kuningnya benar-benar padat. Pilih telur segar dengan cangkang utuh, cuci tangan dan alat masak sebelum mengolah, serta hindari menyimpan telur rebus yang sudah dikupas terlalu lama di ruang terbuka.
Kesimpulannya, putih telur cocok untuk orang yang membutuhkan protein rendah lemak. Sementara kuning telur tetap bermanfaat karena kaya nutrisi. Untuk orang sehat, konsumsi telur utuh dalam batas wajar tetap bisa menjadi bagian dari pola makan bergizi.***





