Prediksi-Prediksi Sukarno yang Terbukti (3–Habis): Jitu Meramal Kejayaan Tiongkok dan LBP

Bung Karno telah meramalkan tentang kejayaan China alias Tiongkok di masa depan—jauh dari masa Bung Karno hidup. Dia juga meramalkan Luhut Binsar Pandjaitan alias LBP bakal jadi orang besar di Indonesia.

“Ramalan” Bung Karno tentang kebesaran China di masa depan terucap ketika Jenderal Ahmad Yani mencobamengingatkannya agar tidak terlalu dekat dengan China. Alasannya, karena China itu komunis.

Dalam buku 99 Tokoh Muslim Indonesia (2009) tulisan Salman Iskandar, Jenderal Ahmad Yani ditulis sebagai tentara yang berseberangan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Yani dilantik oleh Presiden Sukarno sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)/Menteri Panglima Angkatan Darat (Menpangad) pada 23 Juni 1962. Setelah dilantik itulah diamenolak keinginan PKI untuk membentuk Angkatan Kelima yang terdiri dari kaum buruh dan tani.

Bacaan Lainnya

Pakar politik Monash University, Harold Crouch, menilai Yani memiliki citra diri yang berbeda dari Nasution—kendatimereka sama-sama antikomunis. Yani bisa menentang kebijakan Sukarno mengenai PKI secara lebih halus dan dapat diterima.

Sebagai orang Jawa, Yani memperlakukan Sukarno sebagai seorang “bapak”—yang meski dinilai bertindak salah namun tidak boleh ditentang secara terbuka. Sikap tersebut membuat Yani lebih mudah masuk menjadi bagian dari lingkungan Istana Sukarno.

Namun, Sukarno dengan caranya sendiri menjawab usulan Yani. Dengan berseloroh Bung Karno mengatakan; “Jenderal bodoh kamu. Lihat nanti, China akan menjadi negara kapitalis terbesar di dunia.”

Dan hari ini kita sudah menyaksikan ramalan Sukarno benar-benar terjadi.

LBP Bakal Menjadi Tokoh Besar

Buku biografi Luhut Binsar Pandjaitan alias LBP, yang berjudul Luhut, ditulis Nurmala Kartini Pandjaitan—adik LBP—menceritakan bagaimana jalan hidup anak sulung dari lima bersaudara pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu ini. Mulai dari anak-anak, remaja, terjun ke dunia militer hingga menjadi pejabat negara.

Dan rupanya, kesuksesan LBP menapaki karier di dunia militer dan politik, hingga menjadi tokoh nasional yang sangat berpengaruh, adalah “berkah” dari “ramalan” Sukarno.

Pos terkait