Polisi Mengungkap Rute Gelap Sumarna sebelum Tewas

Ilustrasi: Polisi mengungkap rute gelap 3,2 kilometer dan foto lama yang dikirim Sumarna sebelum ditemukan tewas di Waduk Jatiluhur.

Pada hari yang sama, Penasihat Kapolri sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menemui keluarga korban di Purwakarta. Ia meminta kasus diusut tuntas dan memastikan pendampingan bagi istri serta dua anak Sumarna.

Ahli waris sebelumnya menerima manfaat jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp418.133.773, termasuk beasiswa pendidikan untuk kedua anak.

Bagaimana Korban Tewas?

Sumarna ditemukan tewas mengambang di kawasan Tanggul Kayat, Waduk Jatiluhur, pada 24 Juli 2026 dengan kedua tangan terborgol. Hasil autopsi menunjukkan luka jeratan di leher dan cedera kepala. Paru-parunya nyaris tidak berisi air. Polisi menyimpulkan korban diduga meninggal di darat sebelum tubuhnya dibuang ke perairan.

Bacaan Lainnya

Salah satu motif yang didalami sejak awal adalah uang Dana Bagi Hasil Pajak senilai Rp1.050.000 sebagai pengganti iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 14 anggota Linmas yang belum dibagikan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan