PKB Diklaim sebagai Milik Seluruh Bangsa Indonesia, Pansus PBNU Dinilai Tidak Perlu

Ilustrasi.

Yon menambahkan, biasanya dalam partai atau organisasi itu terdapat faksi-faksi yang mungkin berbeda pandangan. “Nah kalau itu (pembentukan pansus) terjadi, maka akan semakin tajam di kalangan umat NU. Titik perbedaan itu khawatir akan menambah potensi konflik. Sehingga kepengurusan PBNU, misalnya dengan PKB, itu bisa terjadi ‘saling meluruskan’. Seharusnya, sih, tidak terjadi. Jadi harus dilakukan secara kultural.

Menurut Yon, dalam tradisi NU perbedaan pandangan adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah, menurut dia, bagaimana mereka bisa bekerja sama berkomitmen untuk hal hal yang berkaitan dengan kepentingan umat.*

 

Bacaan Lainnya

 

Pos terkait