Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya tetap aman dan terkendali meskipun terjadi eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketahanan stok dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya selama Ramadan dan Idulfitri.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan resmi pada Sabtu (7/3/2026) menyatakan bahwa rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah kerjanya dalam kondisi aman.
“Ketersediaan BBM diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi,” ujar Ahad.
Pertamina juga telah menjalankan pola build up stock sejak menjelang Ramadan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi energi. Hingga saat ini, proses pendistribusian BBM ke berbagai lembaga penyalur berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi,” imbuhnya.
Metode RAE untuk Antisipasi Gangguan
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok dan distribusi energi. Metode ini digunakan sebagai strategi mitigasi risiko untuk menjaga ketahanan pasokan energi.
Operasional distribusi tetap berjalan optimal dengan mengedepankan aspek keselamatan pekerja dan keamanan aset. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan BBM tidak terganggu meskipun terjadi dinamika geopolitik global.
Satgas Ramadan-Idulfitri Siap Beroperasi
Menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan memulai Kick Off kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri pada 9 Maret 2026. Satgas ini dibentuk untuk memastikan kesiapan infrastruktur, suplai energi, serta layanan distribusi bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
“Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” pungkas Ahad.





