Dalam suasana penuh kehangatan, Presiden Prabowo menyambut langsung warga yang hadir, bersalaman, dan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri. Suasana semakin emosional ketika Tarni, warga asal Wonogiri, tak kuasa menahan air mata saat bertemu langsung dengan Presiden.
“Pak Prabowo itu dekat sama rakyat. Sangking senangnya, atiku sampai sedih, air mata saya keluar semua. Enggak pandang bulu sama rakyat kecil,” ungkap Tarni dengan suara bergetar.
Hendri, warga Jakarta, juga merasakan kebahagiaan yang sama. Setelah menunaikan salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, ia bersama keluarganya berkunjung ke Istana Negara. “Alhamdulillah, kita sekeluarga senang mendapat kesempatan ini, bisa berkumpul bersama warga Jakarta di Istana Presiden. Semoga bisa bertemu langsung dengan Pak Prabowo,” ujarnya.
Para Tokoh Berkumpul
Selain masyarakat umum, gelar griya ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Ananda, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, para menteri, serta duta besar dari negara sahabat. Jusuf Kalla mengungkapkan harapannya agar momen Lebaran ini dapat mempererat silaturahmi dan menyatukan bangsa.
“Tentu kita bergembira. Mari kita meningkatkan silaturahmi, bersatu padu untuk memajukan negeri ini, saling memaafkan, dan memberikan saran-saran untuk bangsa,” tutur Jusuf Kalla.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyoroti makna Lebaran sebagai simbol kekeluargaan yang memperkuat ikatan antara pemimpin dan rakyat. “Momen Idulfitri ini adalah saat yang baik untuk saling maaf-memaafkan, saling memahami, sehingga roda pembangunan dapat berjalan lebih harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyebut bahwa Idulfitri adalah awal baru bagi setiap individu untuk menjadi lebih baik. “Makna Lebaran ini ibarat restart. Setelah sebulan penuh dibersihkan, kita mengawali dari titik awal untuk perbaikan yang lebih baik dibanding tahun lalu,” katanya.





