Skema ini tidak hanya menyasar perempuan yang tinggal di rumah, tetapi juga kelompok rentan lain seperti difabel dan keluarga dengan anggota sakit kronis. Pemerintah ingin memastikan tak ada pekerjaan pengasuhan yang dikesampingkan karena tidak berlabel “formal”.
Dengan pendekatan ini, Kemendukbangga/BKKBN mendorong terbentuknya ekosistem sosial yang menghargai kerja-kerja domestik secara setara. Harapannya, peran ibu rumah tangga bisa diakui dan didukung, tak hanya secara sosial, tapi juga lewat kebijakan nyata.***





