Panitia mengajak seluruh rakyat Indonesia—apapun suku, agama, dan latar belakangnya—untuk ikut serta dalam Ruwatan Negara 18 Agustus. Ini bukan hanya milik para tokoh. Ini adalah panggilan nurani setiap anak bangsa.
Mari kita tunjukkan kepada dunia: Indonesia adalah bangsa spiritual, bukan hanya strategis. Bangsa yang bersujud dulu sebelum melangkah jauh.
Bersama kita ruwat bangsa. Bersama kita jaga dunia.***





