Mengunjungi Warung Mbok Yem, Solusi bagi Pendaki Puncak Lawu

Umumnya, warung berdiri di pinggir jalan, di lokasi yang strategis agar mudah terjangkau pembeli. Namun, lain halnya dengan warung legendaris satu ini: Warung Mbok Yem. Dia justru kokoh berdiri di Gunung Lawu. Perlu ‘perjuangan ekstra’ untuk bisa menyambangi warung ini.

__________

Berdiri di ketinggian 3.150 mdpl membuat Warung Mbok Yem dinobatkan menjadi kedai tertinggi di Indonesia.

Meski sederhana dan kecil, kedai Mbok Yem adalah solusi yang paling penting bagi pendaki yang kelaparan di puncak Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Mereka bisa menyantap pecel lele dengan minuman hangat di tengah dinginnya udara Gunung Lawu di warung tersebut.

Bacaan Lainnya

Wanita pemilik warung bernama asli Wakiyem ini rutin berjibaku di balik bilik dapurnya sejak pagi, berkompromi dengan dingin udara Gunung Lawu. Tangannya sibuk membuat adonan gorengan, telur, sayur mayur, menyiapkan kuah soto dan merebus air hangat. Semua itu demi melayani pendaki yang sedang keroncongan.

Minuman-minuman segar, satu baskom berisi gorengan, dan sayur rebus untuk pecel terhidang di warung ini. Aneka minuman hangat juga ada di warung ini, siap menjadi teman tatkala dingin merasuk tubuh.

Salah satu menu andalan warung Mbok Yem adalah nasi pecel telur ceploknya. Harga seporsi nasi pecel komplit itu adalah Rp15 ribu. Ada juga menu andalan lainnya, yaitu nasi soto. Menikmati satu piring nasi pecel atau satu mangkok soto hangat dengan pemandangan menakjubkan di Gunung Lawu tentu menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Sebagai satu-satunya warung di Gunung Lawu, tentu warung Mbok Yem tak pernah sepi pengunjung. Para pendaki harus sabar mengantre untuk menikmati sajian darinya.

Lokasi Warung Mbok Yem juga terbilang strategis, tepat berada di pertemuan tiga jalur pendakian via Cemoro Sewu, Comoro Kandang, dan Cetho. Para pendaki yang berbeda jalur pun bisa bertemu di warung berusia 3 dekade lebih ini.

Mbok Yem kadang juga melayani pendaki yang minta foto bersama, sebagai tanda kenangan jika mereka telah menginjakkan kaki di warung legendaris ini.

Pos terkait