Mengenal Tech Neck, Risiko Nyata di Balik Kebiasaan Rebahan Main HP

Ilustrasi bermain ponsel sambil rebahan - Shutterstock

​Hasil riset medis Dr. Sangjin Lim, seorang dokter spesialis kedokteran olahraga dari Crystal Run Healthcare, mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai distribusi beban tubuh. Saat kepala berada dalam posisi tegak dan netral, otot-otot leher Anda sebenarnya hanya menanggung beban alami sekitar 4 hingga 5 kilogram.

Namun, begitu kepala Anda mulai condong menunduk untuk menatap layar gawai, beban mekanis yang harus ditopang oleh leher melonjak drastis hingga mencapai 27 kilogram.

​Angka ekstrem tersebut setara dengan peningkatan beban hampir enam kali lipat dari kondisi normal tubuh. Akibatnya, seluruh jaringan otot, tendon, dan ligamen di sekitar area leher dipaksa bekerja melampaui batas kemampuan wajarnya.

Bacaan Lainnya

Semakin sering dan semakin lama Anda bertahan dalam posisi menunduk tersebut, semakin masif pula kerusakan struktural yang akan terjadi pada anatomi leher Anda.

​Gejala Klinis dan Komplikasi Fatal yang Mengintai

​Walaupun sindrom ini menggunakan terminologi “leher”, spektrum kerusakan yang timbul ternyata merembet ke area tubuh lainnya. Gejala awal yang paling sering dikeluhkan oleh pasien adalah sakit kepala yang menjalar.

Rasa sakit ini muncul dari perpaduan antara ketegangan akut otot leher dan kelelahan saraf mata setelah memandangi radiasi layar dalam waktu lama.

​Selain itu, rasa nyeri juga kerap menyerang area punggung bagian atas. Kondisi ini dipicu oleh otot trapezius-otot utama yang menghubungkan leher, bahu, dan punggung-yang mengalami kejang hebat akibat beban berlebih.

Lama-kelamaan, postur bahu akan membulat ke depan secara permanen dan menyebabkan pelemahan otot yang meluas.

​Jika Anda mengabaikan sinyal-sinyal peringatan ini, kerusakan akan berkembang menjadi komplikasi medis yang jauh lebih mengerikan. Berdasarkan peringatan klinis dari Dr. Lim, tekanan konstan tanpa penanganan yang tepat siap memicu nyeri sendi kronis, saraf terjepit, hingga pengapuran dini (arthritis) pada tulang belakang bagian leher.

Saraf yang terjepit ini bahkan mampu memicu mati rasa, sensasi kesemutan, serta kelemahan motorik yang menjalar hingga ke ujung lengan dan tangan Anda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan