Menag Yaqut Tunjuk Keponakan Prabowo Jadi Ketua Perayaan Natal Nasional 2024

Wakil Menteri Keuangan II Thomas A.M. Djiwandono memberikan keterangan pers didampingi Yuliot sebagai Wakil Menteri Investasi dan Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/07/2024). | Foto: Sekretariat Kabinet
JAKARTA—Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menunjuk Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono, yang akrab disapa Tommy Djiwandono—yang merupakan keponakan presiden terpilih Prabowo Subianto—menjadi Ketua Perayaan Natal Nasional 2024.

Hal tersebut disampaikan Menag saat bertemu Tommy di Kantor Kementerian Agama Pusat, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2024.

Menag mengatakan rencananya akan mengadakan Natal Nasional yang lebih baik dan lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

“Karena itu, saya berharap Pak Wamen (Keuangan) bisa menjadi ketua (panitia) Natal Nasional 2024,” ujar Menag kepada Wamenkeu ketika itu.

Bacaan Lainnya

Menag Yaqut menilai, Wamenkeu Tommy merupakan representasi yang tepat dari umat Katolik. Dia dinilai mampu mengetahui kebutuhan dan keinginan umat dalam pelaksanaan Natal Nasional pada tahun ini.

“Jadi saya harap dikonsolidasikan dengan teman-teman agama lain. Ini bisa menjadi pesan yang baik bahwa umat Kristiani itu juga tidak ada segregasi dengan lainnya,” ucap Menag.

Dari segi lokasi, Menag menawarkan Manado sebagai tempat pelaksanaan Natal Nasional 2024 kali ini. Manado dianggap tempat yang tepat dengan banyaknya populasi umat Kristen di sana.

Wamenkeu Tommy pun merasa terhormat dipilih Menag Yaqut sebagai Ketua Natal Nasional 2024. Menurutnya, penunjukan ini sebuah kehormatan karena dipercaya menjadi ketua pada hal yang sangat penting ini.

Ia pun berharap Kemenag mampu memberi arahan dan bantuan selama persiapan pelaksanaan Natal Nasional ini.

“Jelas saya siap. Saya sangat merasa terhormat. Ini posisi yang sangat baru. Karena itu, saya minta bantuan sebanyak mungkin dari kemenag,” ujarnya. 

“Saya akan berusaha untuk menyukseskan acara ini. Keberhasilan ini tentunya sangat bergantung dengan kerja sama tim, karena itu sekali lagi saya harap arahan dan bantuannya dalam persiapan ini,” ujarnya.

Menag sengaja menyiapkan Acara Natal Nasional 2024 jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan. Hal ini guna persiapkan lebih matang sehingga acara bisa lebih sukses.

Pertemuan dua tokoh ini juga membahas terkait rencana kunjungan Paus Fransiskus pada September 2024. Kunjungan Paus, menurut Menag Yaqut, sangat ditunggu masyarakat Indonesia, tidak hanya umat Katolik.*

Pos terkait