Presiden Korea Selatan (Korsel) periode 2017-2022, Moon Jae-in, didakwa menerima suap melalui mantunya. Modusnya, si mantu dipekerjakan di Thai Eastar Jet, maskapai penerbangan milik mantan anggota parlemen Korsel, Lee Sang-jik. Lee sendiri didakwa sebagai pemberi suap.
__________
Dilansir dari Yonhap, Moon dan putrinya, Da-hye, dituduh menerima suap berupa gaji dan pembayaran lain untuk mantan suami Da-hye, seorang pria bermarga Seo, oleh maskapai penerbangan yang didirikan Lee.
Seo diangkat menjadi direktur eksekutif di maskapai tersebut pada 2018, setelah Lee diangkat menjadi Kepala Badan Usaha Kecil dan Menengah serta Startup Korea atau KOSME.
Jaksa menduga pengangkatan Lee adalah ‘balas jasa’ atas perekrutan Seo di maskapaunya—mengingat Seo tak punya pengalaman di industri penerbangan saat itu.
Selama bekerja di Thai Eastar Jet, Seo dan Da-hye menerima gaji dan kompensasi senilai total sekitar 223 juta won atau USD151.959. Menurut jaksa, gaji dan kompensasi itu merupakan suap kepada mantan presiden.
Melansir The Star, kasus ini bermula ketika Partai Kekuatan Rakyat (PPP)—partai yang berkuasa—bersama kelompok sipil Justice People, melayangkan aduan soal adanya dugaan suap antara September 2020 dan April 2021.
Pengaduan itu menyoroti proses perekrutan Seo di Thai Eastar Jet. Investigasi kemudian fokus pada hubungan pekerjaan Seo dengan penunjukan Lee Sang-jik sebagai Kepala KOSME.
Dalam aduan itu, Seo diduga mendapatkan pekerjaan di maskapai tersebut sebagai imbalan atas dukungan politik yang diberikan kepada Lee, selaku pendiri maskapai Eastar Jet. ***





