Peta Interaktif dan Rekomendasi Infrastruktur
Seluruh data yang terakumulasi diintegrasikan melalui proses weighted overlay dan Analytical Hierarchy Process menggunakan ArcGIS Pro. Keluaran akhir berupa tiga produk utama: peta laju subsidens Kota Surabaya, peta risiko banjir Kelurahan Tanjung Perak, dan aplikasi peta interaktif berbasis WebGIS.
“Rekomendasi yang bisa dilakukan seperti perbaikan sistem drainase dan penguatan infrastruktur jalan pada zona dengan laju subsidens tinggi,” ujar Veva.
Inovasi mahasiswa ITS ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta poin ke-11 tentang Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan.***





