Langkah kecil Legiman (66) menabung seribu rupiah sehari selama 40 tahun lebih bisa mengantarkan petugas kebersihan ini ke Tanah Suci. Kisah ketekunan dan harapan rakyat kecil pria asal Glagah Ombo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah sampai diberitakan oleh media internasional
__________
Mulanya kisah Legiman diberitakan oleh Kemenag.go.id pada 30 April 2025. Cerita itu lalu menyebar cepat ke berbagai media nasional, sebelum akhirnya menjadi pemberitaan global. Saudi Press Agency (SPA) memberitakannya pada 17 Mei 205 dengan judul, Four Decades of Dedication: Sanitation Worker, Wife Fulfill Hajj Dream through Makkah Route Initiative.
Lalu sebuah media Islam internasional, The Islamic Information, mengangkat kisahnya dengan tajuk: Indonesian Couple Arrive To Perform Hajj 2025 After 40 Years of Saving pada 19 Mei 2025. Sementara Gulf News, menurunkan berita berjudul After 40 years, Indonesian couple fulfills Hajj dream pada 18 Mei 2025.
Tak hanya menyentuh pembaca di Indonesia, kisah Legiman juga menggugah publik dunia. Ia dianggap sebagai lambang keteguhan iman dari kalangan paling bawah—sebuah bukti bahwa ibadah haji tidak hanya milik mereka yang berpunya, melainkan juga milik mereka yang bersabar dan bersungguh-sungguh.
Kepada SPA, Legiman mengungkapkan rasa bahagianya yang mendalam.
“Kebahagiaan ini luar biasa. Saya tidak pernah membayangkan akhirnya bisa melihat Kakbah dengan mata kepala sendiri. Saya bersyukur kepada Allah, dan kepada semua pihak yang telah mendukung kami, terutama mereka yang terlibat dalam Inisiatif Rute Makkah yang telah membuat perjalanan ini jauh lebih mudah dari yang saya bayangkan,” ungkapnya.
Kini, nama Legiman dikenal di berbagai negara sebagai simbol harapan dan ketulusan. Dari pekerjaan sebagai petugas kebersihan, ia mengajarkan dunia tentang arti ketabahan dan kekuatan niat.





