Lagu Hilang Soepratman ‘Ratap Si Parto’ Ditemukan Lagi

Lagu WR Soepratman
Pusara WR Soepratman di Surabaya. - Samudrafakta/Masruroh

Penemuan ini terasa semakin menyentuh bila diingat bahwa Soepratman sendiri kehilangan ibunya ketika masih berusia sembilan tahun.

Luka masa kecil itu diyakini meninggalkan jejak emosional yang dalam dan mungkin menjelma menjadi nada-nada sendu dalam lagu tersebut.

Dihidupkan Kembali

Menariknya, warisan musikal ini kini kembali hidup lewat generasi muda. Lagu tersebut diperkenalkan kembali oleh Antea Putri Turk (17), seorang soprano sekaligus komponis muda yang merupakan cicit buyut Ngadini—kakak kandung Soepratman.

Bacaan Lainnya

Dalam peringatan Hari Musik Nasional, Antea membawakan beberapa karya bersejarah, termasuk “Ratap Si Parto” secara a cappella serta “Indonesia Tjantik”, lagu awal Soepratman yang sempat viral di media sosial dengan jutaan penayangan.

“Saya merasa sangat bahagia ketika mendapat kabar bahwa Ibu Khusnul Khatimah, pustakawan Perpustakaan Nasional RI, berhasil menemukan satu lagi lagu ciptaan Wage untuk pertunjukan toneel berjudul Ratap Si Parto,” ujar Antea, dikutip Selasa (10/3/2026).

“Lagu ini sangat menyentuh karena berisi nasihat, doa, serta nilai bakti kepada ibu. Itu juga menjadi salah satu ciri khas WR Soepratman yang sering menyisipkan pesan moral dan nilai kemanusiaan dalam karyanya,” sambungnya.

Peristiwa ini seakan mengingatkan bahwa sejarah musik tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya menunggu ditemukan kembali oleh generasi yang peduli.

Di momen peringatan Hari Musik Nasional, kisah ini menjadi pengingat yang indah, bahwa dari masa lalu yang sunyi, nada-nada lama masih mampu kembali bergaung, membawa pesan kemanusiaan, cinta kepada ibu, dan harapan bagi bangsa. ***

Pos terkait