Kuliner Surabaya Tak Hanya tentang Rasa, tetapi Juga Budaya dan Legenda

Lontong balap merupakan hidangan yang terdiri dari lontong, tahu, dan tauge dengan sambal petis. Ciri khas lontong balap adalah pada lenthonya, yaitu makanan yang terbuat dari kacang lalu direndam selama satu malam dengan berbagai bumbu. Lalu kacang tersebut ditumbuk, dikepal, dan digoreng.

4. Sate Klopo

Jika daerah Padang dan Madura memiliki sate dengan khasnya masing-masing, Surabaya juga punya yang khas, yaitu sate klopo. Makanan tersebut cukup populer di Kota Pahlawan.

Bacaan Lainnya

Sate klopo dapat terbuat dari olahan daging ayam, daging sapi, atau sumsum sapi yang dibakar. Sate klopo punya cara memasak yang unik. Dalam proses pembuatannya, daging diolah dengan tambahan kelapa.

Sebelum di panggang, daging tersebut diolesi kelapa dan beberapa bumbu khusus. Selama proses pemanggangan, langkahnya sama seperti sate pada umumnya. Yang membedakan adalah, ketika sate sudah matang, parutan kelapa juga ditaburkan di atasnya.

5. Rawon

Pada 24 Juli lalu, kelezatan rawon diakui menjadi sup atau makanan berkuah paling enak di dunia versi Taste Atlas (laman panduan wisata kuliner dari Kroasia). Makanan khas Kota Surabaya ini dapat ditemui di mana saja di Kota Pahlawan.

Rawon khas Surabaya memiliki kuah berwarna hitam yang dilengkapi daging sapi dan kecambah. Mempunyai cita rasa yang sangat memikat hati dengan perpaduan rasa gurih dan manis. Menyantap rawon biasanya dilengkapi dengan sambal, bawang goreng, kerupuk udang, atau telur asin sesuai selera.

Itulah menu-menu khas Surabaya. Mereka tak hanya bisa dijelajahi dengan lidah, tetapi juga bisa merasakan sensasi eksplorasi budaya dan sejarah ketika menikmatinya.

(Yadi)

Pos terkait