Kapal Induk dan Jet B-2 Mulai Bergerak: Amerika Ancang-ancang Gempur Iran dari Udara? 

Kapal induk USS *Carl Vinson* dikawal memasuki pelabuhan angkatan laut di Busan, Korea Selatan, pada 2 Maret 2025. AP melaporkan kapal-kapal induk AS seperti ini mulai merapat ke Timur Tengah. | Tangkapan Layar AP News
Dari Missouri hingga Laut Arab, militer Amerika Serikat (AS) mengencangkan sabuk perang. Targetnya: menahan Iran, melindungi Israel, dan memberi sinyal keras bahwa Washington tidak sedang bercanda.

__________

Langit Timur Tengah kian padat di Rabu, 18 Juni 2025 ini. Mengutip laporan AP, pesawat tempur AS makin kerap menderu di udara Timur Tengah dan kapal perang bersiaga di perairan. 

Presiden Donald Trump, dengan nada tinggi yang khas, memperingatkan Iran agar “mundur sebelum terlambat.” Kesabarannya, katanya, “mulai menipis.”

Bacaan Lainnya

Pentagon dilaporkan mengerahkan tambahan jet tempur dan pesawat pengisian bahan bakar ke titik-titik strategis. Beberapa jet bahkan dilaporkan dikerahkan ke Inggris, Jerman, Yunani, dan Spanyol. Meski belum ada serangan ofensif langsung, sejumlah rudal Iran yang mengarah ke Israel telah ditembak jatuh oleh sistem pertahanan AS.

“Langit Iran kini sepenuhnya dalam kendali kami,” klaim Trump di media sosialnya. Tapi, Pentagon tetap berhati-hati, menyatakan semua langkah masih bersifat defensif.

Di laut, kapal perusak USS The Sullivans dan USS Arleigh Burke meluncurkan rudal untuk menangkis serangan Iran. Kapal perang lain, USS Thomas Hudner, juga telah tiba di Mediterania Timur. Gugus tempur kapal induk USS Carl Vinson kini bersiaga di Laut Arab, menjaga jalur-jalur strategis Teluk Persia.

Pos terkait