Hasil Autopsi: Satpam Jatiluhur Diduga Sudah Tak Bernyawa sebelum Dibuang

Dokumentasi proses evakuasi jenazah satpam Waduk Jatiluhur Sumarna yang mengambang dengan tangan terborgol. (X@infojawabarat)

Mengabdi Selama 17 Tahun

Sumarna telah bekerja sebagai petugas keamanan di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur selama sekitar 17 tahun. Ia tinggal bersama keluarganya di Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, dan meninggalkan dua anak.

Rekan kerja korban, Solihin, mengenang Sumarna sebagai sosok ramah dan santun. Korban juga dikenal dekat dengan warga serta anak-anak yang kerap bermain di sekitar kawasan waduk tempatnya bertugas.

“Kita sudah melakukan hipotesis atau beberapa kemungkinan. Sudah banyak kemungkinan yang kami kumpulkan dan saat ini kami dalami lebih lanjut,” ujar Made.***

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan