Hamas Desak Implementasi Rencana Gencatan Senjata Tanpa Negosiasi Baru

Seorang wanita bereaksi saat warga memeriksa kerusakan akibat pemboman Israel di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza, pada 11 Agustus 2024, di tengah konflik yang terus berlangsung antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas. Foto:SS Arab News/AFP

Fase kedua, yang berlangsung enam minggu berikutnya, mengharuskan pasukan Israel sepenuhnya mundur dari Gaza, sementara Hamas diharapkan membebaskan semua sandera yang tersisa. Jika kesepakatan ini berhasil, maka akan mengarah pada penghentian permusuhan secara permanen.

Tahap ketiga akan dimulai dengan program rekonstruksi besar-besaran untuk Gaza yang didukung oleh Amerika Serikat dan komunitas internasional.

Serangan Hamas pada 7 Oktober lalu menyebabkan kematian 1.198 orang, sebagian besar warga sipil, dan menahan 251 orang, dengan 111 di antaranya masih berada di Gaza. Sementara itu, serangan balasan Israel telah menewaskan sedikitnya 39.790 orang, menurut laporan kementerian kesehatan Gaza yang dikelola Hamas.*

Bacaan Lainnya

Pos terkait