Kasus Neneng dahulu, dan Ade hari ini, seolah menjadi dua titik pada garis yang sama. Garis tentang kekuasaan lokal, proyek besar, dan pengawasan yang selalu datang terlambat.
Bekasi, sekali lagi, tidak hanya menunggu keputusan KPK. Ia menunggu apakah kali ini pelajaran benar-benar dipetik—atau sekadar dicatat, lalu dilupakan.***





