Sementara itu, menurut Presiden Direktur TÜV Rheinland Indonesia, Nyoman Susila, dari kegiatan pengukuran yang dilakukan pihaknya, baik secara kuantitas dan kualitas produk BBM Pertamina disebut sudah sesuai dengan ketentuan spesifikasi.
“Terkait dengan pengujian densitas dan volume yang kami dapatkan dari 2 SPBU, itu sudah sesuai standar,” ujar Nyoman.
Sedangkan Vice President Divisi Bisnis Strategis, Oil, Gas, Renewable Energy PT Surveyor Indonesia, Muhammad Chairudin bilang, dari uji bersama yang dilaksanakan pada produk-produk BBM Pertamina yang mengacu kepada Peraturan Dirjen Migas, produk BBM Pertamina sudah sesuai dengan peraturan, termasuk dari sisi pewarnaan.***





