Koperasi Merah Putih didirikan lewat instruksi presiden. Bung Hatta merumuskan koperasi harus tumbuh dari bawah, sukarela, dan demokratis. Dua visi yang bertabrakan — mana yang akan bertahan?
Kategori: Wawasan
Memperluas Khazanah Pengetahuan Umum, Biar Enggak Gagal Paham
Tan Malaka dan Pertanyaan tentang Pancasila
Membaca kembali pemikiran Tan Malaka membuka pertanyaan kritis tentang kemerdekaan, keadilan sosial, dan relevansi Pancasila di Indonesia masa kini.
1 Juni Hanya Lahirkan ‘Istilah Pancasila’
Peringatan 1 Juni memantik kembali diskusi sejarah Pancasila: lahir sebagai istilah dalam pidato Soekarno, atau sebagai dasar negara setelah disahkan pada 18 Agustus 1945.
Ketika Sapi Kurban Masuk Lini Masa
Antara syiar dan pamer digital: bagaimana ulama klasik memandang hukum menampakkan ibadah kurban di era media sosial.
Syndrome Bebek yang Diam-diam Menyebar
Duck syndrome viral di X: fenomena psikologis saat seseorang tampak tenang di media sosial, padahal memendam kelelahan emosional yang berat.
Ritual Wiwitan Menyimpan Sains yang Kita Abaikan Berabad-abad
Wiwitan bukan sekadar ritual pra-panen—di baliknya tersimpan logika ekologi tentang pengendalian hama, konservasi benih, dan hidrologi yang kini terkonfirmasi oleh sains modern.
Mengapa Soekarno Memilih Boedi Oetomo?
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional menyimpan perdebatan: mengapa Boedi Oetomo dipilih, bukan Sarekat Prijaji atau Indische Partij?
TikTok Tiga Jam Terasa Sebentar, Buku Tiga Halaman Terasa Lama
Indonesia juara dunia screen time, tapi minat bacanya terendah. Ini bukan ironi kecil — ini krisis perhatian yang diam-diam menggerus kita.
Sebelum Newton Menulis, Petarung Madura Sudah Membuktikannya Teorinya
Ojhung, seni tarung rotan Madura yang sudah ada sejak abad ke-13, ternyata menyimpan Hukum Newton, konsep tekanan, hingga adaptasi biologis di balik setiap sabetannya — jauh sebelum sains memberi nama pada semua itu.
Dodol Pangi: Resep Leluhur yang Ternyata Laboratorium Kimia Sungguhan
Biji pangi mengandung sianida 17 kali batas aman WHO, tapi masyarakat Soppeng sudah ratusan tahun mengolahnya jadi dodol yang aman. Di baliknya: tiga prinsip ilmu pangan yang bekerja diam-diam dalam satu resep leluhur.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









