Forum Sesepuh NU mengajak seluruh warga Nahdliyin memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah, agar konflik yang terjadi di PBNU segera menemukan jalan keluar yang maslahat.
Pengamat intelijen Amir Hamzah menyebut Presiden Prabowo Subianto menyadari upaya pelemahan kekuasaannya. Dinamika relawan Jokowi dan sindikasi Solo-Singapura-Bandung membuat Prabowo masih berhitung cermat.
Headline
Kategori: Politik
KH Miftachul Akhyar Tegaskan Pemberhentian Gus Yahya: PBNU Kini di Tangan Rais Aam
Kisruh PBNU memuncak setelah Rais Aam KH Miftachul Akhyar menegaskan pemberhentian Gus Yahya dan mengambil alih kepemimpinan. Enam langkah krusial disiapkan, termasuk rencana Muktamar dan pembentukan Tim Pencari Fakta. Publik menanti arah baru PBNU.
Soeharto Ditetapkan Pahlawan, Komnas HAM: “Kita Tak Bisa Melupakan Luka Itu”
Komnas HAM menilai penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional mencederai ingatan bangsa atas pelanggaran HAM berat yang belum tuntas.
Bantah Klaim Fadli Zon, Putri-putri Gus Dur Tetap Menolak Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Keluarga Gus Dur membantah klaim Fadli Zon soal dukungan mereka terhadap gelar pahlawan untuk Soeharto. Alissa, Yenny, dan Anita Wahid kompak menolak, menyebut langkah itu pengkhianatan terhadap demokrasi dan nilai reformasi.
Cak Imin: Gus Dur Gong Reformasi, Soeharto Cukup Bergelar Bapak Pembangunan
Muhaimin bersyukur Gus Dur diusulkan jadi pahlawan nasional dan menilai Gus Dur sebagai gong reformasi. Ia enggan berkomentar soal Soeharto, sementara sejarawan Anhar Gonggong menilai gelar “Bapak Pembangunan” sudah cukup menggambarkan perannya.
Polemik Soeharto dan “Tak Ada Bukti HAM”: Antara Fakta Sejarah, Tafsir Politik, dan Luka yang Belum Tertutup
Fadli Zon menyebut tak ada bukti pelanggaran HAM oleh Soeharto. Pernyataan itu langsung menuai reaksi keras dari aktivis, sejarawan, dan korban Orde Baru yang menilai sejarah tak bisa disterilkan hanya dengan kalimat “tidak terbukti”.
Muhammadiyah Terbelah soal Soeharto, di Persimpangan Antara Jasa dan Luka Lama
Perdebatan soal gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto memecah Muhammadiyah. Usman Hamid menolak dengan alasan pelanggaran HAM dan korupsi, sementara Muhadjir Effendy menilai Soeharto layak karena jasa besarnya dan statusnya sebagai kader Muhammadiyah.
Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Gus Mus: “Orang NU yang Setuju Tak Ngerti Sejarah”
Gus Mus menolak rencana pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto. Ia menyebut warga NU yang setuju tak paham sejarah, dan mengingatkan banyak kiai serta pesantren diperlakukan tidak adil di masa Orde Baru.
Muhammadiyah Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
PP Muhammadiyah mendukung Soeharto mendapat gelar Pahlawan Nasional, menilai jasanya besar sejak masa perjuangan hingga pembangunan, termasuk Serangan Umum 1 Maret dan Repelita.
MUI dan PBNU Dukung Semua Mantan Presiden Wafat Jadi Pahlawan Nasional
MUI dan PBNU mendukung semua mantan presiden RI yang telah wafat, termasuk Soeharto, mendapat gelar Pahlawan Nasional. Namun suara penolakan juga muncul dari internal PBNU.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.








