Keluarga Ikut Membentuk Pengalaman Digital
Selain TikTok dan lingkungan pertemanan, keluarga turut memengaruhi tingkat keterlibatan anak terhadap tren digital.
Aturan penggunaan gawai yang diterapkan keluarga membuat tingkat pengetahuan dan intensitas keterlibatan setiap informan terhadap tren dance berbeda. Artinya, pengalaman Generasi Alpha terhadap budaya digital tidak sepenuhnya ditentukan oleh algoritma media sosial.
Leni juga menghadapi tantangan tersendiri selama menyelesaikan penelitian. Di tengah proses akademiknya, dia harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, dan keluarga.
Penyusunan tesis juga mengalami beberapa kali penyesuaian, termasuk pematangan fokus dan perubahan judul penelitian.
“Membagi waktu menjadi tantangan tersendiri karena kuliah, pekerjaan, dan keluarga harus tetap berjalan. Saya juga beberapa kali harus mematangkan kembali arah penelitian. Dari proses itu saya belajar untuk tetap konsisten dan terbuka terhadap masukan,” tuturnya.
Perjalanan tersebut berbuah hasil. Leni menyelesaikan studi Magister Ilmu Komunikasi Untag Surabaya dengan IPK 4,00. Tesisnya juga terpilih sebagai salah satu karya yang dinilai menarik.
Leni akan menjadi salah satu wisudawan pada Wisuda ke-133 Untag Surabaya yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.
Penelitiannya menunjukkan bahwa dance viral di TikTok tidak berhenti pada gerakan yang ditiru. Bagi Generasi Alpha, tren tersebut dapat menjadi pengalaman digital yang terbentuk dari pertemuan antara algoritma, tubuh, teman sebaya, keluarga, dan kebiasaan sehari-hari.***



