Dadan Hindayana sebut keterlibatan EO sebagai kebutuhan strategis lembaga baru. Anggaran ini mencakup 31 paket pekerjaan yang tersebar ke 16 perusahaan.
Badan Gizi Nasional (BGN) lagi-lagi menjadi sorotan publik. Lembaga yang bertanggung jawab atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini diketahui menggelontorkan anggaran Rp113,91 miliar hanya untuk membayar jasa Event Organizer (EO).
Data dari sistem Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) mencatat terdapat 31 paket pekerjaan dengan total kontrak mencapai Rp113.916.541.381, yang tersebar ke 16 perusahaan.
Dalih Lembaga Baru dan Krisis SDM
Kepala BGN Dadan Hindayana pun angkat bicara menanggapi sorotan ini. Ia membela kebijakan lembaganya dan menyebut keterlibatan EO sebagai kebutuhan strategis yang tak terhindarkan.
Dadan beralasan BGN saat ini masih berada dalam fase awal pembentukan. Sistem, struktur organisasi, hingga tata kelola operasional lembaga belum terbangun sempurna.
“Sebagai lembaga baru yang dibentuk untuk menjalankan program strategis nasional tentu berada dalam fase awal pembangunan sistem, struktur organisasi, serta tata kelola operasional,” kata Dadan dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).
“Dalam tahap ini, BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri,” tambah dia.
Ia menilai pelaksanaan acara, kampanye publik, serta sosialisasi nasional memiliki tingkat kompleksitas tinggi yang menuntut penanganan tenaga profesional.
Klaim Efisiensi dan Kemudahan Audit
Selain menutupi kekurangan SDM, Dadan mengklaim menyewa EO turut merapikan urusan administrasi dan tata kelola keuangan lembaganya. Proses pengadaan, pembayaran vendor, hingga pelaporan berjalan lebih terpusat dan sistematis di tangan pihak ketiga.
Ia meyakini sistem ini justru mempermudah proses audit dan pengawasan dari lembaga terkait.
“Hal ini justru memudahkan proses audit, pengawasan, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara, karena seluruh komponen kegiatan terdokumentasi secara sistematis,” ujar Dadan.





