Kerusakan juga meliputi 138 hektare sawah dan 26 hektare ladang, serta terputusnya satu jembatan di Tapanuli Utara. Longsor di Taput tercatat terjadi pada lima titik berbeda.
Tren tahunan menunjukkan peningkatan risiko. Data Diskominfo Sumut mencatat 677 kejadian bencana sepanjang 2024 yang menewaskan 63 warga dan berdampak pada 297.241 jiwa. Situasi itu menggambarkan kondisi kerentanan yang terus membesar.
Peringatan Otoritas dan Analisis Ahli Cuaca
Kepala BBMKG Wilayah I, Hendro Nugroho, pernah menegaskan bahwa bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian di Sumatera Utara.
“Dari 108 kejadian bencana di 2024, banjir mendominasi 64%, disusul tanah longsor 27% dan angin kencang 9%,” ujarnya dalam konferensi pers “Kaleidoskop MKG Sumut 2024” pada Rabu (8/1/2025), dikutip dari LensaMedan.co.id.
Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, menyampaikan temuan serupa di tingkat nasional. “Dari 2.919 kejadian bencana itu, bencana hidrometeorologi mendominasi dengan persentase 98,97 persen,” katanya dalam konferensi video di Padang, Selasa (25/11/2025), dikutip dari Antara.
BMKG sebelumnya memperingatkan pengaruh fenomena cuaca intraseasonal Madden-Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan peluang hujan ekstrem hingga 40–70 persen di wilayah barat Indonesia. Fenomena ini berpotensi memperburuk kondisi di wilayah yang memiliki kerentanan geomorfologis seperti Sumatera.
Krisis Hidrometeorologi Kian Dekat
Deretan bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat memperkuat peringatan bahwa Indonesia memasuki fase baru kerentanan hidrometeorologi. Hampir seluruh bencana nasional kini dipicu cuaca ekstrem, menegaskan tekanan perubahan iklim yang makin nyata.
Kajian NELITI dan GAWBKT menunjukkan 19 dari 25 kabupaten/kota di Sumut berada dalam kategori rawan longsor.
Kerusakan lahan pertanian di Padang Pariaman juga memberi sinyal ancaman terhadap ketahanan pangan daerah. Di sisi lain, rentannya infrastruktur kritis seperti tanggul, jembatan, dan akses jalan memperlambat proses evakuasi serta distribusi logistik darurat.





