Bencana Hidrometeorologi Terjang Sumut–Sumbar, Puluhan Warga Tewas dan Ribuan Terdampak

Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (25/11/2025). - BPBD Kabupaten Tapanuli Utara
Hujan ekstrem sejak 22–25 November memicu banjir dan longsor di Sumut–Sumbar.

Sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat kembali dilanda banjir dan tanah longsor setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak 22–25 November 2025. Puluhan warga dilaporkan meninggal dunia, sementara ribuan lainnya terdampak dan sebagian masih mengungsi.

Hujan Ekstrem Picu Longsor dan Banjir Bandang

Bencana terjadi serentak di tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara pada Senin–Selasa (24–25/11/2025). Hujan deras memutus akses jalan, menimbun rumah warga, dan memaksa evakuasi besar-besaran.

Kepala Bidang Peralatan BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan data di lapangan masih bergerak. “Ini masih data sementara ya, karena tim masih di lapangan semua,” ujarnya, dikutip dari Tribun Medan, Selasa (25/11/2025).

Bacaan Lainnya

Di Kabupaten Tapanuli Utara, longsor terjadi di lima titik di Desa Parsingkaman dan Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adian Koting. Satu rumah tertimbun, satu warga terluka, dan jembatan penghubung putus sebagaimana laporan BPBD melalui detikSumut pada 25 November 2025.

Banjir bandang juga menerjang wilayah Tapanuli Selatan, Deli Serdang, dan Tapanuli Tengah. Permukiman terendam dan sejumlah ruas jalan tertutup material lumpur berdasarkan laporan Sumatera24Jam pada 25 November 2025.

Banjir yang merendam pemukiman warga di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (25/11/2025). BPBD Kabupaten Tapanuli Utara

Di Sumatera Barat, banjir meluas di Kabupaten Padang Pariaman setelah hujan deras mengguyur sejak 22 November. Rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian ikut terdampak. Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, menyebut dampaknya signifikan.

“Total 9.228 jiwa terdampak, 3.076 rumah terendam. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan,” katanya pada Selasa (25/11/2025), dikutip dari Mistar.id.

Korban, Kerusakan, dan Tren Menguat

Laporan awal BPBD Sumut–Sumbar dan berbagai media daerah menyebut puluhan warga meninggal dunia dan sebagian masih hilang. Ribuan jiwa terdampak di berbagai wilayah, dengan 3.076 rumah dilaporkan terendam di Padang Pariaman.

Pos terkait