Banyak Testimoni Positif dari Rektor UIN Terkait Pelaksanaan Haji 2024, Asli atau Pesanan?

Pansus Pastikan Bekerja Profesional

Menanggapi kecurigaan dari para rektor dan kiai itu, Anggota Pansus Haji 2024 Nusron Wahid memastikan pansus berjalan tanpa ada tendensi ke pihak manapun. Pansus, menurut Nusron, akan bertanggung jawab penuh jika ada penyimpangan selama penyelenggaraan haji.

“Insya Allah Pansus akan bekerja secara profesional, proporsional, kredibel dan bertanggung jawab. Pansus tidak akan bisa berbuat apa-apa, jika memang Menteri Agama (Menag) benar dalam kebijakannya,” kata Nusron Wahid kepada wartawan, Senin (29/7/2024).

Bacaan Lainnya
Nusron Wahid. (Foto: Istimewa)

Namun, legislator dari Fraksi Golkar ini meminta agar Menag Yaqut berlaku objektif ketika pansus haji 2024 menemukan kejanggalan selama penyelenggaraan haji.

“Sebaliknya, Menteri Agama juga tidak akan bisa berkelit jika memang salah. Jadi kita objektif saja, Orang Jawa bilang, becik ketitik ala ketara, yang benar akan terlihat dan yang jelek akan ketahuan,” ujar Nusron.

Nusron pun memastikan, DPR dalam menjalankan haknya membentuk Pansus Angket Haji pasti memiliki indikasi, data, dan landasan hukum yang kuat. Data-data tersebut nantinya akan diverifikasi dan dibuktikan dalam proses angket yang berjalan.

“Kalau memang haji tidak dianggap masalah dan baik-baik saja tentu tidak akan ada Pansus Haji. Ini proses biasa, proses dialektika data dan fakta antara DPR dan menteri agama,” tegasnya.*

Pos terkait