Peneliti BRIN menilai Indonesia gagal belajar dari Siklon Seroja 2021. Ilmuwan mengkritik mitigasi bencana yang mengabaikan riset, dominasi ekonomi atas ekologi, dan lemahnya pemanfaatan peringatan dini.
Penulis: Andreansyah Firdaus
Kasus Tumbler Tuku Jadi Bukti ‘Cancel Culture’ Kini Bisa Menghancurkan Karier
Kehilangan tumbler Tuku di KRL berubah menjadi contoh ekstrem fenomena ‘cancel culture’, ketika viralitas menjadi penyebab pemecatan seorang pekerja swasta. Kasus ini mengungkap risiko reputasi dan karier di era media sosial.
Saat Dunia Merayakan Hari Anak, Indonesia Masih Berjuang Melindungi Mereka
Hari Anak Internasional 2025 menyingkap kesenjangan perlindungan anak di Indonesia melalui data, laporan resmi, dan kutipan dari UNICEF dan pemerintah.
Eks PM Bangladesh Sheikh Hasina Dijatuhi Hukuman Mati: Cermin Tajam untuk Indonesia
Vonis mati Sheikh Hasina atas dugaan kejahatan kemanusiaan memunculkan pelajaran penting bagi Indonesia tentang akuntabilitas aparat dalam penanganan demonstrasi.
Ledakan di SMAN 72 Berbuntut Wacana Larangan Gim Online: Antara Trauma, Regulasi, dan Kepanikan Moral
Tragedi ledakan di SMAN 72 Jakarta memicu wacana pembatasan gim daring oleh Presiden Prabowo. Para ahli memperingatkan agar kebijakan tak berubah jadi kepanikan moral dan tetap berlandaskan data, literasi digital, serta perlindungan anak.
Ulama Perempuan Ini Bikin Sekolah yang Menggetarkan Dunia Islam dari Nusantara
Rahmah El Yunusiyyah, pendiri Diniyyah Putri Padang Panjang, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional 2025 atas perjuangannya membuka jalan pendidikan modern bagi perempuan Indonesia.
Mochtar Kusumaatmadja: Arsitek Laut Nusantara yang Membentuk Wajah Baru Kedaulatan Indonesia
Mochtar Kusumaatmadja, perancang konsep negara kepulauan dan penggagas diplomasi hukum laut Indonesia, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional 2025 atas jasa besarnya menyatukan laut dan daratan Nusantara tanpa melibatkan sebutir peluru pun.
Siapa Saja yang Usulkan Gelar Pahlawan untuk Soeharto — dan Mengapa Mereka Mengusulkannya?
Siapa sebenarnya yang mengusulkan gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto? Dari Kemensos hingga Golkar, NasDem, Muhammadiyah, dan kelompok petani Samudrafakta menelusuri alasan politik, historis, dan moral di balik wacana paling kontroversial tahun ini.
Polemik Soeharto dan “Tak Ada Bukti HAM”: Antara Fakta Sejarah, Tafsir Politik, dan Luka yang Belum Tertutup
Fadli Zon menyebut tak ada bukti pelanggaran HAM oleh Soeharto. Pernyataan itu langsung menuai reaksi keras dari aktivis, sejarawan, dan korban Orde Baru yang menilai sejarah tak bisa disterilkan hanya dengan kalimat “tidak terbukti”.
Usulan Gelar Pahlawan untuk Soeharto: Antara Rekonsiliasi, Luka HAM, dan Arah Reformasi
Usulan gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto memicu polemik antara penghormatan jasa pembangunan dan tuntutan keadilan atas pelanggaran HAM masa Orde Baru.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









