Diego Yanuar Melintasi Neraka Sahara dengan Sepasang Sandal

Diego Yanuar mengenakan sandal untuk melintasi gurun Sahara. Foto-foto;Instagram @diegoyanuar
Angin gurun menari di atas pasir panas. Matahari menyengat seolah tak memberi jeda. Di tengah hamparan Sahara yang tak berujung, seorang pria Indonesia berlari—dengan sepasang sandal di kakinya, dan tekad yang tak bisa dibakar oleh panas.

__________

April 2025, gurun Sahara, Maroko — tempat di mana panas menjadi sahabat sekaligus lawan, dan medan bukan lagi tanah biasa, tapi ujian hidup. Di sinilah Marathon des Sables (MDS) Legendary digelar untuk ke-39 kalinya. Lomba lari ultra sejauh 250 kilometer yang dibagi dalam enam etape dan ditempuh dalam waktu tujuh hari ini bukan sekadar olahraga. Ia adalah ritual ketangguhan.

Diego Yanuar, pelari asal Indonesia, menjadi salah satu dari mereka yang berhasil menaklukkannya. Total waktu yang ia catatkan adalah 40 jam 44 menit. Tapi lebih dari sekadar angka, adalah cerita di balik langkah-langkahnya yang membedakan Diego dari para pelari lain.

Pos terkait