Presiden RI Prabowo Subianto menanyakan kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, mengenai langkah konkret yang dapat dilakukan oleh AS untuk menyelesaikan konflik yang terus berlangsung di Palestina. Blinken mengaku jika AS “telah bekerja keras”.
Prabowo diketahui menghadiri undangan makan malam bersama Blinken di American Foreign Service Association, di Washington, Senin (11/11/2024) malam.
Jamuan makan malam ini digelar di sela kunjungan kerja Prabowo ke AS. Selain menemui Blinken, Prabowo juga bertemu Presiden AS Joe Biden dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin.
Dalam video yang dirilis akun Youtube Prabowo Subianto pada Selasa, 13 November 2024, Prabowo terekam berbicara dengan Blinken seusai makan malam. Ketua Umum Partai Gerindra itu bertanya tentang Palestina.
“What about Palestine, can you do something (Bagaimana dengan Palestina, apa yang bisa Anda lakukan)?” tanya Prabowo kepada Blinken.
Blinken kemudian menjawab bahwa Washington telah “bekerja keras” tentang isu Palestina.
“We’re working very hard, I’m working very hard (Kami bekerja sangat keras, saya bekerja keras),” jawab Blinken.
Sebagai informasi, AS merupakan sekutu utama Israel yang telah melakukan aksi genosida di Palestina sejak Oktober 2023 lalu. Pemerintahan Joe Biden terus mengirim senjata ke Israel kendati Tel Aviv ditekan komunitas internasional agar menghentikan pembunuhan di Jalur Gaza.
Sejak Oktober 2023 lalu, korban serangan Israel di Gaza telah mencapai lebih dari 44.000 orang. Korban jiwa diperkirakan jauh lebih banyak mengingatk ribuan penduduk diperkirakan tertimbun reruntuhan.
Sementara itu, Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berkomitmen bahwa kemerdekaan Palestina menjadi bagian dari solusi dua negara (two state solution) guna mengakhiri konflik kemanusiaan di Gaza.
Komitmen itu tercantum dalam dokumen Pernyataan Bersama Presiden Joe Biden dan Presiden Prabowo Subianto yang diterbitkan oleh Gedung Putih AS, melalui laman whitehouse.gov, Selasa (12/11) waktu setempat.





