Prabowo Dinilai Bisa Menjadi Jembatan antara Jokowi dan Megawati

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri, dan Presiden Jokowi ketika menyaksikan pertandingan final Pencak Silat Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Rabu, 29 Agustus 2021. Pengamat menilai Prabowo bisa menjadi penengah antara Megawati dan Jokowi. FOTO: Dok. BISNIS/Yusran Yunus
JAKARTA—Narasi tentang rencana pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri santer tersiar belakangan ini. Keduanya diperkirakan bakal bertemu setelah putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Pengamat menyebut Prabowo bisa menjadi jembatan pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati—yang hubungannya saat ini dikabarkan sedang tidak baik-baik saja.

“Rekonsiliasi kebangsaan bisa terjadi. Tetapi kalau koalisi akan melihat perkembangan-perkembangan terakhir. Ibu Megawati dan Prabowo tidak ada masalah,” ujar pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, dikutip dari metrotvnews.com, Jumat (12/4/2024).

Hendri menambahkan, hubungan para tokoh politik tersebut merupakan dua hal berbeda. Menurut dia, pertemuan Prabowo dan Megawati akan terjadi setelah sidang di MK selesai.

Bacaan Lainnya

“Aneh kalau Pak Prabowo bertemu Ibu Megawati saat sidang berlangsung. Nanti yang sedang sidang bingung, pucuk pimpinannya sudah bertemu,” kata dia.

Maka dari itu, menurut Hendri, rekonsiliasi kebangsaan setelah Pilpres mungkin saja terjadi, tetapi setelah sidang MK. Namun demikian, Hendri juga menilai bahwa merupakan hal yang wajar jika PDIP akhirnya mengambil sikap untuk berada di luar pemerintahan.

“Ibu Megawati sebagai ketua umum pemenang pemilihan legislatif bertemu dengan ketum partai politik pemenang Pilpres (Prabowo). Memang harus ada komunikasi antara eksekutif dan legislatif, tetapi sebaiknya harus ada yang di luar pemerintahan,” terang dia.

Sebelumnya, Ketua Tim Kampanye Nasional Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Rosan Roeslani, mengunjungi kediaman Megawati di Jl. Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, saat Hari Raya Idul Fitri pada Rabu, 10 April 2024. 

Awalnya Rosan datang pukul 10.40 WIB. Namun, tak lama kemudian dia keluar lagi karena di dalam rumah Megawati sedang ramai.

Pos terkait