Nama Nanik Sudaryati Deyang atau lebih dikenal sebagai Nanik S Deyang menjadi sorotan setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan tersebut menempatkan mantan jurnalis senior itu pada posisi strategis dalam menyukseskan berbagai program perbaikan gizi nasional.
Nanik bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan maupun lingkaran dekat Presiden Prabowo. Sebelum menjabat Kepala Badan Gizi Nasional, ia telah menempati sejumlah posisi penting di pemerintahan dan badan usaha milik negara (BUMN).
Biodata Nanik S Deyang
- Nama Lengkap: Nanik Sudaryati Deyang
- Nama Populer: Nanik S Deyang
- Tempat Lahir: Madiun, Jawa Timur
- Tanggal Lahir: 3 Januari 1968
- Pendidikan S1: Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
- Pendidikan S2: Magister Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Jabatan Saat Ini: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
Karier dari Dunia Jurnalistik
Sebelum aktif di dunia politik dan pemerintahan, Nanik S Deyang memiliki rekam jejak panjang sebagai jurnalis.
Kariernya dimulai pada 1989 sebagai wartawan di Persda Kompas yang berada di bawah naungan Kompas Gramedia. Pengalaman tersebut menjadi fondasi awal dalam membangun kemampuan analisis dan pemahaman terhadap berbagai isu sosial, ekonomi, dan politik.
Selanjutnya, Nanik berkiprah sebagai jurnalis senior di Tabloid Bangkit. Ia kemudian dipercaya memimpin Majalah Prospektif yang fokus pada isu ekonomi, bisnis, dan investasi.
Kariernya di industri media terus berkembang ketika bergabung dengan MNC Media dan Kelompok Media Peluang (KMP). Di sana, ia terlibat dalam pengelolaan sejumlah media populer, mulai dari Tabloid Genie, Mom and Kiddie, Majalah Femme, hingga menjadi Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan.
Selama berkarier di dunia jurnalistik, Nanik dikenal sebagai sosok yang kritis dan memiliki perhatian besar terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Loyalis Prabowo Sejak Lama
Nama Nanik S Deyang mulai dikenal luas di panggung politik nasional karena kedekatannya dengan Prabowo Subianto.
Ia merupakan salah satu tokoh yang aktif dalam tim pemenangan Prabowo pada Pemilihan Presiden 2019. Saat itu, Nanik menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.
Selain itu, ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), organisasi yang memiliki kedekatan dengan berbagai program sosial dan kebangsaan.
Kedekatan tersebut membuat Nanik menjadi salah satu figur yang dipercaya mengemban sejumlah tugas strategis setelah Prabowo memimpin pemerintahan.
Menempati Berbagai Jabatan Strategis
Sebelum menjadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik lebih dahulu dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang dilantik pada 17 September 2025.
Dalam kapasitas tersebut, ia aktif melakukan pengawasan dan inspeksi lapangan terhadap pelaksanaan program-program gizi nasional.
Selain itu, Nanik juga pernah dipercaya sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), salah satu perusahaan BUMN terbesar di Indonesia.
Ia juga masuk dalam jajaran pimpinan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebagai Wakil Kepala I, lembaga yang dibentuk untuk mempercepat penanganan kemiskinan di berbagai daerah.
Pimpin Badan Gizi Nasional
Penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya.
Sebagai pimpinan BGN, ia memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam menjalankan program-program peningkatan gizi masyarakat.
Tugas tersebut dinilai sangat strategis karena berkaitan langsung dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui perbaikan gizi, penanganan stunting, serta penguatan program makan bergizi bagi masyarakat.
Dengan pengalaman panjang di dunia media, organisasi, korporasi, hingga pemerintahan, Nanik S Deyang kini menjadi salah satu perempuan yang memegang peran penting dalam agenda pembangunan kesehatan dan gizi nasional di era Presiden Prabowo Subianto.***





