Beberapa Lembaga Survei Sebut Warga NU Paling Banyak Pilih PDIP dan Ganjar

Sementara itu, hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada Juli 2023 mengemukakan data bahwa ada total 20 persen warga Indonesia yang mengaku sebagai anggota NU. Dari total persentase tersebut, 8,6 persen mengaku anggota aktif NU; dan 11,7 persen sebagai anggota, tetapi tak aktif.

Dan jika dihitung dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, yang jumlahnya mencapai 204,8 juta, maka jumlah anggota NU setara dengan 40,9 juta orang.

Sekretaris Umum (Sekum) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi)organisasi di bawah PDIPNasyirul Falah Amru atau Gus Falah meyakini bahwa suara warga nahdliyin tidak otomatis mendukung duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, kendati PKB berada dalam koalisi pendukung pasangan tersebut.  

Bacaan Lainnya

“Suara NU di PKB berapa sih? Hanya 10 persen. Jumlah itu tidak akan berpengaruh sama sekali. Apalagi capresnya Anies Baswedan, warga NU pasti mikir,” kata Gus Falah, (2/9).

Menurut Gus Falah, warga NU cerdas dalam menentukan pilihan politik. Tidak hanya memilih satu partai politik. PBNU, kata Gus Falah, juga tidak pernah menginstruksikan warga nahdliyin untuk memilih salah satu parpolPKB, misalnya.PBNU memberikan kebebasan kepada warga untuk menentukan pilihan politiknya sesuai hati nurani dan pilihan terbaik untuk bangsa serta negara.

Gus Falah yakin koalisi Anies-Muhaimin tidak akan menggerus suara Ganjar Pranowo—bacapresnya PDIP—di basis suara NU. Ganjar, menurut dia, sebagai warga NU dan istinya, Siti Atikohyang merupakan putri ulama NUpasti menggunakan strategi warga NU untuk menggaet suara nahdliyin.

Segala hal terkait rutinan acara warga NU, pasti Pak Ganjar akan sowan. Datang. Misalnya Muktamar Sufi di tempatnya Abah Luthfi di Pekalongan, beliau hadir. Strategi orang NU yang dilakukan yaitu silaturahmi, sowan, dan manut dawuh kiai,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebagaimana hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada 18 Agustus 2023, bacapres PDIP Ganjar Pranowo disebut mendapatkan suara lebih banyak dari warga NU dibandingkan calon lainnya. Pemilih NU yang memilih Ganjar—menurut hasil survei itu—sebesar 43,5 persen. Sedangkan yang memilih Prabowo 31,6 persen, dan memilih Anies hanya 20,0 persen.

Pos terkait