Peristiwa tersebut terjadi setelah pemuda Indonesia memprotes pengibaran bendera Belanda berwarna merah, putih, dan biru di hotel tersebut.
Para pemuda kemudian merobek bagian warna biru sehingga bendera itu berubah menjadi Merah Putih. Bendera Merah Putih selanjutnya dikibarkan di bagian atas hotel.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian perjuangan rakyat Surabaya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
4. Jembatan Merah
Jembatan Merah merupakan salah satu ikon sejarah Kota Surabaya.
Jembatan yang menghubungkan wilayah Surabaya bagian timur dan barat ini menjadi salah satu lokasi yang berkaitan dengan pertempuran antara pejuang Surabaya dan pasukan Sekutu.
Kawasan Jembatan Merah memiliki hubungan erat dengan rangkaian peristiwa Pertempuran Surabaya yang kemudian menjadi salah satu simbol heroisme rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan.
5. Gedung Internatio
Gedung Internatio berada di Jalan Jayengrono, Surabaya, tidak jauh dari kawasan Jembatan Merah.
Bangunan yang didirikan pada 1929 tersebut menjadi salah satu lokasi penting dalam sejarah Pertempuran Surabaya karena pernah digunakan sebagai markas pasukan Sekutu.
Gedung Internatio juga menjadi saksi tewasnya Brigadir Jenderal AWS Mallaby, pimpinan pasukan Inggris di Surabaya.
Lokasinya berada di sekitar Stasiun Jembatan Merah dan kawasan Jembatan Merah Plaza.
Mengenang Sejarah di Kota Pahlawan
Surabaya tidak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan melalui sebuah sebutan. Sejumlah sudut kotanya menyimpan jejak panjang perjuangan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan.
Mengunjungi tempat-tempat bersejarah tersebut dapat menjadi cara sederhana untuk mengenang para pahlawan sekaligus memahami bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan panjang.
Momentum HUT ke-81 RI pun dapat diisi bukan hanya dengan perayaan, tetapi juga dengan kembali melihat jejak sejarah yang ada di sekitar kita.
Sebab mengenang sejarah bukan sekadar mengingat masa lalu, tetapi memahami harga yang harus dibayar untuk sebuah kemerdekaan.***





