Wikipedia resmi menambahkan tema “Genosida Gaza” ke halaman “Daftar Genosida” dalam platform mereka. Langkah ini menandai perubahan besar dalam cara pandang terhadap agresi Israel di Gaza, yang didokumentasikan ensiklopedia daring terbesar di dunia tersebut.
Dilansir Middle East Monitor, penambahan frasa “Genosida Gaza” muncul sebagai entri pertama, karena urutan kronologis daftar yang terbalik. Muncul setelah berbulan-bulan perdebatan panjang di internal editor platform tersebut.
Pada halaman “Genosida Gaza” disebutkan bahwa, “Para ahli, pemerintah, badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan organisasi-organisasi nonpemerintah telah menuduh Israel melakukan genosida terhadap rakyat Palestina selama invasi dan pembomannya di Jalur Gaza dalam perang Israel-Hamas yang sedang berlangsung.”
Untuk entri “Daftar genosida”, Wikipedia menyatakan bahwa, “Israel telah dituduh oleh para ahli, pemerintah, badan-badan PBB, dan organisasi-organisasi nonpemerintah melakukan genosida terhadap penduduk Palestina selama invasi dan pembomannya di Gaza selama perang Israel-Hamas yang sedang berlangsung.”
Halaman tersebut mencantumkan jumlah korban tewas di Gaza, sambil menyebutkan bahwa mayoritas warga Palestina yang tewas adalah warga sipil.
Keputusan memasukkan “Genosida Gaza” dalam daftar tersebut mengikuti proses Permintaan Komentar resmi Wikipedia, yang dimulai pada bulan Juli 2024.
Editor yang mendukung pencantuman tersebut berpendapat bahwa tema tersebut memenuhi kriteria halaman tentang peristiwa yang diklasifikasikan oleh para akademisi “sangat signifikan” sebagai genosida.
Wikipedia juga menunjukkan bahwa situasi Gaza memiliki “konsensus ilmiah yang lebih kuat” daripada beberapa entri lain yang ada pada daftar tersebut, seperti genosida Darfur dan Rohingya.
Wikipediawan Inggris, Stuart Marshall, membuat keputusan akhir tentang pemasukan “Genosida Gaza” ini pada bulan September. Dia tegas mendukung pencantuman artikel tersebut.
“Berdasarkan kekuatan argumen … dan itu tidak dekat … saya membuang argumen bahwa para akademisi belum mencapai kesimpulan tentang apakah genosida Gaza benar-benar terjadi,” demikian Marshall menulis dalam keputusannya.
“Masalah ini masih diperdebatkan, tetapi ada banyak sumber ilmiah yang ditautkan dalam diskusi ini, yang menunjukkan dominasi akademisi yang jelas yang mengatakan bahwa memang demikian (telah terjadi genosida di Gaza),” tambahnya.
Marshall menyimpulkan putusannya dengan pernyataan lugas, “Kami mengikuti para ahli.”***





