Di tengah persaingan masuk perguruan tinggi negeri yang kian rapat, Universitas Airlangga memilih berbagi jalan, bukan sekadar membuka gerbang.
Ketatnya seleksi masuk perguruan tinggi negeri mendorong Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menghadirkan talkshow Be the Sigma, sebuah ruang berbagi strategi dan pengalaman bagi calon mahasiswa yang tengah menyiapkan langkah menuju kampus impian. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Airlangga Education Expo (AEE), yang tahun ini menempatkan cerita mahasiswa sebagai pusat narasi.
Di atas panggung, tiga mahasiswa Unair berbagi kisah dari jalur yang berbeda: Raysia Humaira Hidayat dari Fakultas Hukum, penerima SNBP Golden Ticket; Nadia Ayu Ramadhani dari Fakultas Farmasi, yang lolos melalui jalur SNBT; serta M. Jack Haidar Firnanda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, penerima Beasiswa KIP-Kuliah. Tiga jalur, tiga latar, namun satu benang merah: kesiapan yang dibangun jauh sebelum hari seleksi.
Raysia membuka sesi dengan membongkar mitos seputar SNBP Golden Ticket. Jalur ini, menurutnya, bukan semata milik siswa dengan peringkat akademik teratas. Rekam jejak prestasi memang menjadi kunci, tetapi yang dinilai bukan kuantitas sertifikat, melainkan kualitas dan relevansinya.
“Jangan asal submit sertifikat, harus perhatikan asal usul sertifikat yang di-submit,” ujar Raysia, dikutip Minggu (25/1/2026).
Ia menekankan bahwa proses menuju Golden Ticket sejatinya dimulai sejak bangku SMA. Perencanaan yang matang, konsistensi mengikuti kegiatan prestasi, serta pemahaman atas konteks lomba atau penghargaan menjadi fondasi penting. Prestasi, dalam pandangan Raysia, bukan sekadar koleksi dokumen, melainkan narasi perjalanan yang menunjukkan arah dan komitmen diri.
Jika jalur prestasi menuntut rekam jejak panjang, jalur tes menawarkan arena berbeda: ketekunan menghadapi soal demi soal. Nadia Ayu Ramadhani membagikan pengalamannya menembus seleksi SNBT setelah melalui UTBK dengan persiapan yang terstruktur. Ia menolak pendekatan instan yang hanya mengejar trik cepat. Bagi Nadia, memahami konsep dasar adalah pintu pertama sebelum berbicara soal strategi pengerjaan.





