Tips Kelola THR Agar Tidak Boncos: 20 Persen Tabungan, Jauhi Jebakan Paylater

Ilustrasi. — Samudrafakta
Pakar ekonomi Universitas Ciputra (UC) Surabaya ingatkan masyarakat agar bijak kelola THR demi stabilitas finansial.

Momen pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) sering kali memicu perilaku konsumtif yang tidak terkendali. Pakar ekonomi dari Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Romauli Nainggolan, mengingatkan masyarakat agar melakukan pengelolaan keuangan yang tepat agar kondisi finansial tetap sehat setelah masa libur Lebaran 2026 berakhir.

Menurut Romauli, dana THR sebaiknya tidak langsung dihabiskan untuk kebutuhan konsumsi semata. Ia menegaskan bahwa prioritas utama dalam mengalokasikan dana tersebut adalah untuk menuntaskan kewajiban terlebih dahulu sebelum memenuhi keinginan lainnya.

Pos terkait